Jokowi Sebut Industri Hijau Bisa Beresi Masalah Neraca Perdagangan
Selasa, 21 Desember 2021 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
"Semuanya akan bergabung. Dan ini kita harapkan akan menjadi kawasan industri hijau terbesar dunia. Bukan Kalimantan Utara, bukan Indonesia tapi dunia. Karena menyangkut lahan sampai detik ini 16.400 hektare, dan targetnya 30.000 hektare," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pembangunan kawasan industri hijau ini menandakan dimulainya sebuah lompatan transformasi ekonomi Indonesia. Pasalnya, Indonesia bisa mengelola sumber daya alam dari hulu sampai ke hilir.
Baca juga: Gaga Muhammad Dituding Sengaja Hilangkan Barang Bukti, Begini Respons Kuasa Hukum
"Dan yang paling penting menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat besar. Juga akan memberikan income kepada negara, pendapatan kepada negara dalam bentuk baik pajak maupun non-pajak," tuturnya.
"Sehingga akan memperbaiki neraca transaksi berjalan kita. Memperbaiki neraca perdagangan kita yang sudah bertahun-tahun kita tidak bisa menyelesaikan. Dan tentu saja devisa akan masuk," pungkasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pembangunan kawasan industri hijau ini menandakan dimulainya sebuah lompatan transformasi ekonomi Indonesia. Pasalnya, Indonesia bisa mengelola sumber daya alam dari hulu sampai ke hilir.
Baca juga: Gaga Muhammad Dituding Sengaja Hilangkan Barang Bukti, Begini Respons Kuasa Hukum
"Dan yang paling penting menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat besar. Juga akan memberikan income kepada negara, pendapatan kepada negara dalam bentuk baik pajak maupun non-pajak," tuturnya.
"Sehingga akan memperbaiki neraca transaksi berjalan kita. Memperbaiki neraca perdagangan kita yang sudah bertahun-tahun kita tidak bisa menyelesaikan. Dan tentu saja devisa akan masuk," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :