5 Proyek Infrastruktur Termahal di Dunia, Ada yang Biayanya Tembus Rp8.561 Triliun
Rabu, 22 Desember 2021 - 19:06 WIB
loading...
A
A
A
Konstruksi proyek infrastruktur luar angkasa ini menghabiskan dana sebesar USD230 miliar atau setara Rp3.280 triliun. Stasiun luar angkasa ini mulai dibangun 1998 ditargetkan selesai pada 2030 mendatang. Proyek ini mengalami pembengkaan biaya disebabkan peningkatan umur proyek dan bagan baru hingga peralatan baru yang ditambahkan. Pendanaan proyek tersebut melibatkan 15 negara di dunia.
3. Madinat al-Hareer (Silk City)
Konstruksi pembangunan kota ini menganggarkan biaya USD132 miliar atau sekitar Rp1.755 triliun di mana pembangunannya dilakukan secara bertahap selama 25 tahun sejak 2019 lalu. Pembangunan kota ini mulanya ditujukan sebagai solusi atas masalah kelebihan penduduk dan infrastruktur di Kuwait. Madinat al-Hareer nantinya bakal memiliki gedung pencakar langit tertinggi dunia, Burj Mubarak al-Kabir, melampaui Burj Khalifa Dubai, dengan ketinggian 1001 meter.
Metropolis besar ini juga akan memiliki jaringan kereta api baru, bandara internasional, dan hub internasional, serta stadion berstandar olimpiade, gerai ritel, fasilitas hiburan, serta perumahan dan tempat kerja untuk 700 ribu orang.
4. High-Speed Rail California
Konstruksi pembangunan proyek kereta berkecepatan tinggi California ini menelan dana sebesar USD100 miliar atau sekitar Rp1.426 triliun lebih besar dari target anggaran awal yang sebesar USD33 miliar. Pembangunan proyek yang dibangun oleh 4000 pekerja ini dirancang untuk menghubungkan megaregion California dan akan menjadi sistem kereta api berkecepatan tinggi pertama di Amerika Serikat saat rampung.
3. Madinat al-Hareer (Silk City)
Konstruksi pembangunan kota ini menganggarkan biaya USD132 miliar atau sekitar Rp1.755 triliun di mana pembangunannya dilakukan secara bertahap selama 25 tahun sejak 2019 lalu. Pembangunan kota ini mulanya ditujukan sebagai solusi atas masalah kelebihan penduduk dan infrastruktur di Kuwait. Madinat al-Hareer nantinya bakal memiliki gedung pencakar langit tertinggi dunia, Burj Mubarak al-Kabir, melampaui Burj Khalifa Dubai, dengan ketinggian 1001 meter.
Metropolis besar ini juga akan memiliki jaringan kereta api baru, bandara internasional, dan hub internasional, serta stadion berstandar olimpiade, gerai ritel, fasilitas hiburan, serta perumahan dan tempat kerja untuk 700 ribu orang.
4. High-Speed Rail California
Konstruksi pembangunan proyek kereta berkecepatan tinggi California ini menelan dana sebesar USD100 miliar atau sekitar Rp1.426 triliun lebih besar dari target anggaran awal yang sebesar USD33 miliar. Pembangunan proyek yang dibangun oleh 4000 pekerja ini dirancang untuk menghubungkan megaregion California dan akan menjadi sistem kereta api berkecepatan tinggi pertama di Amerika Serikat saat rampung.
Lihat Juga :