Market Outlook 2022, MNC Asset: Vaksinasi & Herd Immunity Bakal Jadi Game Changer Ekonomi Global Membaik

Jum'at, 24 Desember 2021 - 16:00 WIB
loading...
A A A
Di tengah ketidakpastian tersebut, Dimas A. Ariadi selaku CMO MNC Asset menyarankan investasi reksa dana di tahun 2022 dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan waktu penempatannya, yaitu short term, medium term, dan long term. Menurut Dimas, penempatan sesuai dengan time horizon tersebut dimaksudkan agar risiko, tujuan investasi dan return dapat terdiversifikasi.

Baca juga: Ini Reaksi Meriam Bellina, saat Kisah Cintanya dengan Hotman Paris Diungkap Kembali

“Melihat kondisi market 2022 yang masih diselimuti keadaan uncertainty, saya sarankan agar investor reksa dana dapat membaginya berdasarkan time horizon, misalnya short term di reksa dana pasar uang MNC Dana Lancar, medium term di reksa dana pendapatan tetap MNC Dana Likuid dan long term di reksa dana ETF MNC36,” terangnya.

Dengan membagi porsi investasi ketiga hal tersebut diharapkan potensi return reksa dana dapat dimaksimalkan. Adapun pembelian produk reksa dana tersebut dapat melalui aplikasi MotionFunds yang dapat diunduh melalui tautan bit.ly/MotionFunds atau website www.motionfunds.id .
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2024-2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved