Jelang Tutup Tahun 2021, Transaksi JFX Tembus 9 Juta Lot
Jum'at, 24 Desember 2021 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, JFX juga akan melibatkan influencer dan selebgram yang memiliki jumlah follower banyak untuk ikut mempromosikan Perdagangan Berjangka Komoditi di JFX. Selain itu terkait komoditi yang paling menarik untuk kaum milenial.
"Untuk saat ini transaksi emas masih merupakan yang paling menarik bagi kaum milenial, namun produk multilateral lain seperti kopi diyakini dapat juga menarik kaum milenial dalam berinvestasi di Perdagangan Berjangka Komoditi setelah revitalisasi atas kontrak berjangka olein 1000 kg, kontrak berjangka Kopi Arabika 50 kg, dan kontrak berjangka Kopi Robusta 100 kg sudah terealisasi," jelasnya.
Plt. Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan volume transaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi mengalami peningkatan menjadi 12,3 juta lot, dimana sampai bulan November transaksi JFX telah mencapai 8,04 juta lot. Namun demikian, sampai dengan periode bulan November transaksi Produk Multilateral di JFX baru mencapai 1,45 juta lot atau mengalami penurunan sekitar 5-6% dibanding tahun 2020 yang lalu”.
Transaksi JFX di bulan Desember mengalami peningkatan yang signifikan, di mana kontrak olein menjadi pendorong utama dalam transaksi Multilateral mencatat volume transaksi sebesar 244.188. Hal ini membuat total volume transaksi JFX menjadi 1.004.648 lot hanya dalam kurun waktu 22 hari.
Kinerja perdagangan hingga 22 Desember 2021 untuk kontrak multilateral telah mencapai 1.821.434 lot atau 60.21% dari yang ditargetkan. Namun, dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 yaitu 1.655.829 lot, maka volume transaksi Multilateral tahun ini telah melampaui sebesar 10% dari volume transaksi tahun lalu.
"Untuk volume transaksi kontrak bilateral, tercatat sebesar 7.230.555,26 lot per tanggal 22 Desember 2021, atau telah mencapai 90.38% dari target yang ditentukan yaitu sebesar 7.999.880 lot," jelasnya.
"Untuk saat ini transaksi emas masih merupakan yang paling menarik bagi kaum milenial, namun produk multilateral lain seperti kopi diyakini dapat juga menarik kaum milenial dalam berinvestasi di Perdagangan Berjangka Komoditi setelah revitalisasi atas kontrak berjangka olein 1000 kg, kontrak berjangka Kopi Arabika 50 kg, dan kontrak berjangka Kopi Robusta 100 kg sudah terealisasi," jelasnya.
Plt. Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan volume transaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi mengalami peningkatan menjadi 12,3 juta lot, dimana sampai bulan November transaksi JFX telah mencapai 8,04 juta lot. Namun demikian, sampai dengan periode bulan November transaksi Produk Multilateral di JFX baru mencapai 1,45 juta lot atau mengalami penurunan sekitar 5-6% dibanding tahun 2020 yang lalu”.
Transaksi JFX di bulan Desember mengalami peningkatan yang signifikan, di mana kontrak olein menjadi pendorong utama dalam transaksi Multilateral mencatat volume transaksi sebesar 244.188. Hal ini membuat total volume transaksi JFX menjadi 1.004.648 lot hanya dalam kurun waktu 22 hari.
Kinerja perdagangan hingga 22 Desember 2021 untuk kontrak multilateral telah mencapai 1.821.434 lot atau 60.21% dari yang ditargetkan. Namun, dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 yaitu 1.655.829 lot, maka volume transaksi Multilateral tahun ini telah melampaui sebesar 10% dari volume transaksi tahun lalu.
"Untuk volume transaksi kontrak bilateral, tercatat sebesar 7.230.555,26 lot per tanggal 22 Desember 2021, atau telah mencapai 90.38% dari target yang ditentukan yaitu sebesar 7.999.880 lot," jelasnya.
Lihat Juga :