Cabai Rawit dan Minyak Goreng Kerek Inflasi Desember
Jum'at, 24 Desember 2021 - 21:17 WIB
loading...
Cabai Rawit dan Minyak Goreng penyumbang utama inflasi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Berdasarkan Survei Pemantauan Harga, perkembangan harga pada Desember 2021 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,49% (mtm). Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi 2021 sebesar 1,79%.
Baca juga: BRI Siap Terapkan BI-Fast di BRImo, Ini Manfaat yang Didapat Nasabah
Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia ( BI ) Erwin Haryono mengatakan, penyumbang utama inflasi Desember 2021 sampai dengan minggu IV adalah komoditas cabai rawit sebesar 0,13% (mtm), minyak goreng sebesar 0,07% (mtm), daging ayam ras dan cabai merah masing-masing sebesar 0,04% (mtm).
"Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, yaitu daging sapi sebesar 0,01% (mtm)," kata Erwin di Jakarta, Jumat (24/12/2021).
BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.
Baca juga: 5 Jenderal TNI Jadi Perbincangan Publik 2021, Nomor 4 Dianggap Kontroversial
"BI juga melakukan langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," tandas Erwin.
Baca juga: BRI Siap Terapkan BI-Fast di BRImo, Ini Manfaat yang Didapat Nasabah
Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia ( BI ) Erwin Haryono mengatakan, penyumbang utama inflasi Desember 2021 sampai dengan minggu IV adalah komoditas cabai rawit sebesar 0,13% (mtm), minyak goreng sebesar 0,07% (mtm), daging ayam ras dan cabai merah masing-masing sebesar 0,04% (mtm).
"Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, yaitu daging sapi sebesar 0,01% (mtm)," kata Erwin di Jakarta, Jumat (24/12/2021).
BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.
Baca juga: 5 Jenderal TNI Jadi Perbincangan Publik 2021, Nomor 4 Dianggap Kontroversial
"BI juga melakukan langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," tandas Erwin.
(uka)
Lihat Juga :