Laba Naik 315%, Bukti Holding PTPN Sukses Bertransformasi
Jum'at, 24 Desember 2021 - 19:39 WIB
loading...
A
A
A
"Ini menjadi bukti PTPN Holding telah benar-benar berubah ke arah yang lebih baik lagi,”ungkap Ghani, dalam keterangannya, Jumat (24/12/2021).
Abdul Ghani menjelaskan, kinerja keuangan ini diraih menyusul suksesnya upaya peningkatan produksi komoditas yang dikelola Holding Perkebunan dan harga pasar yang membaik.
Berdasarkan kinerja operasional, hingga November 2021 total produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mencapai 11,45 juta ton terdiri atas 9,03 juta ton produksi sendiri dan 2,42 juta ton dari pihak ketiga. Total TBS kelapa sawit mencapai 0,15% di atas RKAP 2021 atau 15,06% lebih tinggi dibandingkan tahun 2020.
Crude palm oil (CPO) yang diproduksi sampai bulan November 2021 mencapai 2,4 juta ton atau naik 14,13% dibandingkan tahun 2020. Total produksi karet, tercatat mencapai 155 ribu ton atau 7,46% dari tahun 2020. Sedangkan untuk total produksi gula hingga November 2021 mencapai 765 ribu ton atau 9,5% di atas tahun lalu.
“Pencapaian kinerja keuangan ini juga semakin didongrak oleh kenaikan harga jual dua komoditi utama (kelapa sawit, dan karet) yang menjadi kontributor kenaikan pendapatan komoditi. Kedua komoditi ini juga berhasil mencapai target pendapatan dalam RKAP, yakni kelapa sawit 44,60% dan Karet 10,51% dari RKAP,” ujar Ghani.
Abdul Ghani menjelaskan, kinerja keuangan ini diraih menyusul suksesnya upaya peningkatan produksi komoditas yang dikelola Holding Perkebunan dan harga pasar yang membaik.
Berdasarkan kinerja operasional, hingga November 2021 total produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mencapai 11,45 juta ton terdiri atas 9,03 juta ton produksi sendiri dan 2,42 juta ton dari pihak ketiga. Total TBS kelapa sawit mencapai 0,15% di atas RKAP 2021 atau 15,06% lebih tinggi dibandingkan tahun 2020.
Crude palm oil (CPO) yang diproduksi sampai bulan November 2021 mencapai 2,4 juta ton atau naik 14,13% dibandingkan tahun 2020. Total produksi karet, tercatat mencapai 155 ribu ton atau 7,46% dari tahun 2020. Sedangkan untuk total produksi gula hingga November 2021 mencapai 765 ribu ton atau 9,5% di atas tahun lalu.
“Pencapaian kinerja keuangan ini juga semakin didongrak oleh kenaikan harga jual dua komoditi utama (kelapa sawit, dan karet) yang menjadi kontributor kenaikan pendapatan komoditi. Kedua komoditi ini juga berhasil mencapai target pendapatan dalam RKAP, yakni kelapa sawit 44,60% dan Karet 10,51% dari RKAP,” ujar Ghani.
Lihat Juga :