Pasar WLAN Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Covid-19
Jum'at, 24 Desember 2021 - 09:19 WIB
loading...
A
A
A
Dia pun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang menjadikan TP-Link sebagai bagian dari kehidupan mereka selama menghadapi pandemi Covid-19 dan era digital saat ini.
Baca juga: Bangun Ekosistem Digital, Rumor Lazada Bakal Akuisisi Dana Berhembus
Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 yang melanda sejak awal 2020 lalu membuat banyak perubahan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas secara virtual sehingga kebutuhan akan akses internet di rumah meningkat tajam.
Pada tahun lalu, bisnis TP-Link secara global pun tumbuh positif. Dengan konsistensinya, TP-Link berada di peringkat pertama sebagai penyedia perangkat WLAN global selama 10 tahun, sebagaimana disebutkan pada laporan kuartal IV/2020 IDC Wireless LAN Tracker. Secara global, TP-Link menguasai 17,8% pangsa pasar dan memasok distribusi ke lebih dari 170 negara.
Yoshia optimistis pada tahun kedua pandemi ini TP-Link Indonesia mampu mempertahankan dan bahkan mengembangkan bisnis melalui analisis kebutuhan masyarakat di masa pandemi dengan baik, mendorong roda perekonomian Indonesia, serta berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas bangsa.
“TP-Link juga berhasil membantu menjalankan roda perekonomian Indonesia dengan mendukung kebutuhan networking yang baik selama pandemi, sehingga tingkat produktivitas tidak menurun,” tuturnya.
Baca juga: Bangun Ekosistem Digital, Rumor Lazada Bakal Akuisisi Dana Berhembus
Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 yang melanda sejak awal 2020 lalu membuat banyak perubahan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas secara virtual sehingga kebutuhan akan akses internet di rumah meningkat tajam.
Pada tahun lalu, bisnis TP-Link secara global pun tumbuh positif. Dengan konsistensinya, TP-Link berada di peringkat pertama sebagai penyedia perangkat WLAN global selama 10 tahun, sebagaimana disebutkan pada laporan kuartal IV/2020 IDC Wireless LAN Tracker. Secara global, TP-Link menguasai 17,8% pangsa pasar dan memasok distribusi ke lebih dari 170 negara.
Yoshia optimistis pada tahun kedua pandemi ini TP-Link Indonesia mampu mempertahankan dan bahkan mengembangkan bisnis melalui analisis kebutuhan masyarakat di masa pandemi dengan baik, mendorong roda perekonomian Indonesia, serta berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas bangsa.
“TP-Link juga berhasil membantu menjalankan roda perekonomian Indonesia dengan mendukung kebutuhan networking yang baik selama pandemi, sehingga tingkat produktivitas tidak menurun,” tuturnya.
(ind)
Lihat Juga :