Adaptif Terhadap Perubahan, Pupuk Kaltim Mampu Tingkatkan Produktivitas di Saat Pandemi
Selasa, 28 Desember 2021 - 12:20 WIB
loading...
Pupuk Kaltim sukses lakukan adaptasi untuk genjot produktivitas. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Human capital strategy menjadi salah satu upaya PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dalam meningkatkan produktivitas dan performa perusahaan, guna mendukung proses bisnis secara berkelanjutan. Tata kelola SDM yang didukung transformasi digital di berbagai bidang, menjadi fokus PKT untuk penyelarasan proyeksi tren masa depan, sekaligus mengoptimalkan peluang demi keberlangsungan perusahaan.
Baca juga: Menuju UMKM Solo Naik Kelas lewat Hetero for Start-up Season 2
“PKT terus berkomitmen menciptakan karyawan yang gesit dalam menghadapi berbagai perubahan, sekaligus dituntut untuk lebih siap dan adaptif terhadap tugas yang dihadapi,” kata Teguh Ismartono, SVP Sekretaris Perusahaan PKT, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/12/2021).
Teguh menambahkan, melihat tantangan yang kian kompleks dan dinamis, PKT merumuskan 7 poin utama dalam mewujudkan transformasi bisnis secara efektif, yakni organisasi yang agile dan adaptif, empowering millenials, inovasi dan breakthrough project, HR digitalization, penguatan kompetensi, membangun agility dan business awareness, serta learning beyond boundaries, yang didukung penerapan industri 4.0 berupa Portofolio Investment, Production Efficiency dan Product Diversification.
“Rumusan tersebut melihat pentingnya SDM sebagai pemegang posisi strategis dalam mendorong perkembangan perusahaan, untuk mencapai realisasi target secara optimal,” jelas Teguh.
Baca juga: Menuju UMKM Solo Naik Kelas lewat Hetero for Start-up Season 2
“PKT terus berkomitmen menciptakan karyawan yang gesit dalam menghadapi berbagai perubahan, sekaligus dituntut untuk lebih siap dan adaptif terhadap tugas yang dihadapi,” kata Teguh Ismartono, SVP Sekretaris Perusahaan PKT, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/12/2021).
Teguh menambahkan, melihat tantangan yang kian kompleks dan dinamis, PKT merumuskan 7 poin utama dalam mewujudkan transformasi bisnis secara efektif, yakni organisasi yang agile dan adaptif, empowering millenials, inovasi dan breakthrough project, HR digitalization, penguatan kompetensi, membangun agility dan business awareness, serta learning beyond boundaries, yang didukung penerapan industri 4.0 berupa Portofolio Investment, Production Efficiency dan Product Diversification.
“Rumusan tersebut melihat pentingnya SDM sebagai pemegang posisi strategis dalam mendorong perkembangan perusahaan, untuk mencapai realisasi target secara optimal,” jelas Teguh.
Lihat Juga :