PEI Pede Pendanaan Efek Bakal Moncer di Tahun 2022
Selasa, 28 Desember 2021 - 20:26 WIB
loading...
Tahun depan pasar modal diperkirakan kian membaik, sehingga berdampak pada pendanaan efek. Foto/AstraBonardo/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Pendanaan Efek Indonesia (PEI) yakin bahwa tahun 2022 merupakan momen pemulihan sektor pasar modal , termasuk bisnis pendanaan efek.
Di tahun 2022 PEI akan menyediakan produk pendanaan transaksi repurchase agreement (Repo) dan pendanaan melalui pinjam-meminjam efek. Produk tersebut nantinya akan memanfaatkan sistem terintegrasi yang saat ini telah dioperasikan oleh ID Clear.
Baca juga: Kerja Sama dengan Huawei, Saham RONY Meroket 142 Persen
"PEI menargetkan pendanaan Repo akan dapat digunakan oleh partisipan PEI pada triwulan II 2022, sedangkan pendanaan melalui pinjam-meminjam efek diproyeksikan akan hadir pada triwulan III 2022," ujar Direktur Utama PEI Armand Eugene Richir dalam edukasi wartawan secara virtual, Selasa (28/12/2021).
Sebelumnya, PEI menetapkan target nilai pendanaan Repo di tahun 2022 mencapai rata-rata Rp150 miliar per hari, sementara nilai pendanaan melalui pinjam-meminjam efek ditetapkan sebesar rata-rata Rp15 miliar.
Di tahun 2022 PEI akan menyediakan produk pendanaan transaksi repurchase agreement (Repo) dan pendanaan melalui pinjam-meminjam efek. Produk tersebut nantinya akan memanfaatkan sistem terintegrasi yang saat ini telah dioperasikan oleh ID Clear.
Baca juga: Kerja Sama dengan Huawei, Saham RONY Meroket 142 Persen
"PEI menargetkan pendanaan Repo akan dapat digunakan oleh partisipan PEI pada triwulan II 2022, sedangkan pendanaan melalui pinjam-meminjam efek diproyeksikan akan hadir pada triwulan III 2022," ujar Direktur Utama PEI Armand Eugene Richir dalam edukasi wartawan secara virtual, Selasa (28/12/2021).
Sebelumnya, PEI menetapkan target nilai pendanaan Repo di tahun 2022 mencapai rata-rata Rp150 miliar per hari, sementara nilai pendanaan melalui pinjam-meminjam efek ditetapkan sebesar rata-rata Rp15 miliar.
Lihat Juga :