Terima Tambahan 3,2 Juta Ton Batu Bara, PLN: Pasokan Belum Sepenuhnya Aman
Selasa, 04 Januari 2022 - 10:59 WIB
loading...
PT PLN (Persero) menerangkan, masa kritis pasokan batu bara belum teratasi, setelah pemerintah memutuskan untuk melarang sementara ekspor batu bara selama sebulan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) menerangkan, masa kritis pasokan batu bara belum teratasi, setelah pemerintah memutuskan untuk melarang sementara ekspor batu bara selama sebulan. Meski begitu, PLN baru saja menerima tambahan komitmen pasokan batu bara sebesar 3,2 juta ton untuk Januari 2022.
Baca Juga: Pemadaman Listrik 10 Juta Pelanggan Terhindari, Begini Kata PLN
Total rencana pasokan batu bara diketahui sebanyak 5,1 juta ton. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Agung Murdifi mengatakan, tambahan komitmen pasokan batu bara didapat dari para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
"Dengan kondisi pasokan yang belum sepenuhnya aman, PLN akan memprioritaskan penyaluran batu bara bagi pembangkit- pembangkit listrik dengan level Hari Operasi-nya (HOP) rendah," ujar Agung, Selasa (4/1/2022).
Pengiriman dan pembongkaran batu bara sudah dilakukan PLN, hanya saja, masa kritis belum terlewati. Dia mencatat, PLN mengerahkan semua sumber daya yang dimiliki dan menjalin koordinasi dengan Kementerian ESDM serta para pemangku kepentingan lainnya yang terkait rantai pasok batu bara.
Baca Juga: Pemadaman Listrik 10 Juta Pelanggan Terhindari, Begini Kata PLN
Total rencana pasokan batu bara diketahui sebanyak 5,1 juta ton. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Agung Murdifi mengatakan, tambahan komitmen pasokan batu bara didapat dari para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
"Dengan kondisi pasokan yang belum sepenuhnya aman, PLN akan memprioritaskan penyaluran batu bara bagi pembangkit- pembangkit listrik dengan level Hari Operasi-nya (HOP) rendah," ujar Agung, Selasa (4/1/2022).
Pengiriman dan pembongkaran batu bara sudah dilakukan PLN, hanya saja, masa kritis belum terlewati. Dia mencatat, PLN mengerahkan semua sumber daya yang dimiliki dan menjalin koordinasi dengan Kementerian ESDM serta para pemangku kepentingan lainnya yang terkait rantai pasok batu bara.
Lihat Juga :