Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD

Rabu, 10 Juni 2020 - 16:08 WIB
loading...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah pada Rabu ini ditutup terkoreksi 90 poin atau 0,65% menjadi Rp13.980 per USD. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan dagang Rabu (10/6/2020). Data pasar spot di Bloomberg, rupiah terkoreksi 90 poin atau 0,65% menjadi Rp13.980 per USD.

Awal perdagangan, rupiah langsung bergerak melemah 37 poin atau 0,27% ke level Rp13.927 per USD, dibandingkan posisi Rp13.890 per USD pada Selasa kemarin. Rabu ini, rupiah diperdagangkan di Rp13.915-Rp14.055 per USD.

Rupiah pun menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah saat yang lain melonjak. Ringgit Malaysia menguat 0,57%, disusul won Korea Selatan naik 0,55%, baht Thailand meningkat 0,52%, dolar Taiwan positif 0,43%, dan yen Jepang menguat 0,41%.

Minimnya sentimen positif di dalam negeri membuat rupiah gagal memanfaatkan melemahnya dolar AS. Mata uang George Washington itu melemah karena hasil pertemuan The Fed selama Selasa dan Rabu pekan ini tidak terjadi perubahan besar seperti yang diharapkan.

Baca: Rupiah Terperosok ke Level Rp13.979 per USD

The Fed memilih mempertahankan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun dalam pertemuan kebijakan moneternya. "The Fed memilih menunggu dan melihat ekonomi AS yang saat ini telah melewati fase krisis. Mereka sedang menunggu untuk memasuki fase penyembuhan," kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi mata uang di Mizuho Securities di Tokyo.

Melansir dari CNBC, Rabu (10/6/2020), hasil dari The Fed membuat indeks dolar AS yang mengukur kinerja terhadap enam mata uang utama berada di level 96,204, melemah dibandingkan level 97 di sesi sebelumnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved