Barata Ekspor Komponen Pembangkit Listrik ke Armenia

Kamis, 23 April 2020 - 14:03 WIB
loading...
Barata Ekspor Komponen...
PT Barata Indonesia (Persero) mampu mengekspor komponen pembangkit listrik ke Armenia di tengah pandemi Covid-19. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Barata Indonesia (Persero) melakukan ekspor komponen pembangkit listrik ke Armenia, berupa komponen steam turbine condenser serta combustion chamber yang akan digunakan di proyek Yerevan-2 Combine Cycle Power Plant di negara tersebut.

Direktur Utama Barata Indonesia Fajar Harry Sampurno menjelaskan, produk komponen tersebut diproduksi di pabrik komponen turbin divisi pembangkit di Cilegon. Proses produksinya membutuhkan waktu 17.000 jam atau kurang lebih 8 bulan. "Saat ini produk telah siap untuk dikapalkan ke Armenia," kata Fajar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/4/2020).

Dia menambahkan, proyek Yerevan-2 adalah proyek pembangkit berkapasitas 250 MW combined-cycle yang dibangun di lokasi pembangkit Yerevan-1, 10 km ke arah selatan Kota Yerevan, Armenia. Proyek ini merupakan proyek Independent Power Plant (IPP) pertama di negara Armenia. Pembangkit Yerevan-2 yang dibangun dan dioperasikan oleh ArmPower akan beroperasi selama 25 tahun.

Ekspor pembangkit listrik kali ini bukanlah yang pertama bagi Barata Indonesia. Sebelumnya, perseroan juga telah melakukan ekspor ke berbagai negara seperti Australia dan Rusia.

Barata Indonesia juga telah melakukan ekspor komponen pembangkit listrik ke berbagai negara seperti Condenser & LP Outer Casing (Brasil , Argentina & Pakistan), Komponen Blade Ring (Panama, Argentina, Brazil & Pakistan), Inner Casting (Bangladesh) Serta Combustion Chamber (Taiwan).

Ekspor produk komponen pembangkit listrik ini semakin mengukuhkan kompetensi Barata Indonesia di bidang pembangkit listrik. Karena itu, Fajar berharap, perusahaan lokal Tanah Air juga ikut menggunakan produk komponen pembangkit listrik yang diproduksi oleh Barata sebagai perusahaan manufaktur lokal.

“Dari sisi kualitas, cara kerja, dan desain, SDM Indonesia sudah sangat mumpuni dan sanggup untuk mengerjakan. Saya berharap ke depan, produk dari Barata Indonesia dapat digunakan untuk oleh industri dalam negeri terutama BUMN sebagai bagian dari sinergi BUMN dan saling menguatkan satu sama lain. Kualitas produk yang dihasilkan oleh Barata Indonesia tidak perlu diragukan lagi," tegasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Rekomendasi
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved