Penghapusan Insentif Pajak Dinilai Tidak Akan Buat Kontraksi Ekonomi

Jum'at, 14 Januari 2022 - 14:29 WIB
loading...
Penghapusan Insentif...
Dinilai kuat, insentif sektor perdagangan bisa saja dihapus. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah semakin selektif dalam memberikan insentif pajak pada tahun ini. Insentif pajak di 2022 hanya akan diarahkan kepada sektor usaha yang masih membutuhkan stimulus.

Baca juga: Insentif Pajak Penanganan Covid-19 Diperpanjang hingga Juni 2022

Sektor manufaktur, perdagangan, pertanian dan pertambangan dinilai sudah cukup pulih. Sehingga, penyaluran insentif pajak akan difokuskan untuk sektor-sektor lain yang masih membutuhkan dukungan pemerintah, di antaranya sektor kesehatan, transportasi umum, dan pariwisata.

Anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Kebijakan Moneter dan Jasa Keuangan Ajib Hamdani mengatakan, indikator-indikator yang digunakan pemerintah untuk membuat sebuah kebijakan bersifat kuantitatif. Dari sektor manufaktur terlihat dari Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang selalu berada di atas 50 dalam beberapa bulan terakhir.



"Artinya bahwa ekonomi itu sudah mulai membaik dan sektor-sektor manufaktur akan terdorong positif terus. Makanya terjadi relaksasi di sektor ini," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Jumat (14/1/2022).

Sementara dari sektor pertanian dan perdagangan akan didorong oleh konsumsi masyarakat. Menurut Ajib, dengan jumlah penduduk sekitar 271 juta jiwa akan mendorong konsumsi domestik sehingga sektor pangan akan tumbuh. Sektor-sektor ini yang kemudian akan ditarik insentifnya oleh pemerintah karena relatif cukup kuat.

"Jadi penarikan insentif tidak akan membuat kontraksi ekonomi," jelasnya.

Ajib menuturkan, penyaluran insentif pajak untuk sektor kesehatan, transportasi umum dan pariwisata juga dinilai tepat. Sebab, kesehatan menjadi kunci untuk membangkitkan ekonomi lebih baik. Sementara sektor pariwisata dan transportasi masih harus berjuang karena adanya pembatasan maupun larangan yang dibuat oleh pemerintah.

Baca juga: Hyundai Siap Ganti Creta yang Hancur 75 Persen karena Tabrakan

"Jadi tiga sektor tersebut adalah sektor yang masih perlu ditopang oleh insentif sehingga bisa kembali betul-betul membaik di tahun 2023 nanti," tuturnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Rekomendasi
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved