alexametrics

Pemerintah berencana optimalisasi sampah sebagai pembangkit

loading...
Pemerintah berencana optimalisasi sampah sebagai pembangkit
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Pemerintah berencana untuk optimalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS). Rencana tersebut akan dituangkan dalam bentuk Keputusan Menteri (Kepmen) dimana juga disertakan harga beli listrik yang dipastikan lebih mahal.

"Caranya memotivasi agar sampah-sampah itu dikumpulkan oleh perusahaan dan dibuat jadi pembangkit listrik. Akan saya berikan di atas USD12 sen. Sekitar segitu. Dengan begitu mereka akan semangat buat pembankit listrik tenaga sampah," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Senin (16/7/2012).

Jero menyebutkan, selama ini pembangunan PLTS selalu tersendat karena nilai bisnis yang dianggap kurang menguntungkan. Sehingga perlu diberikan harga yang cukup kompetitif. Akan tetapi, dirinya belum mengungkapkan kapan aturan tersebut akan diterbitkan. "segera, sudah saya rancang," ucapnya.



Setelah mendengar rencana itu, Jero mengungkapkan para investor banyak yang tertarik untuk membangun PLTS. "Tadi saya sudah dengar mereka semangat sekali pembangkit listrik sampah yang selama ini
tersendat-sendat gitu sehingga wali kota yang sampahnya banyak akan lebih mudah membersihkan kotanya," pungkasnya.

Sebagai contoh, Jero mengatakan pembangkit listrik yang baru diresmikan beberapa waktu lalu di Medan, Sumatera Utara. Dengan menggunakan limbah dari perkebunan dapat dijadikan bahan bakar untuk pembangkit dan mengalirkan listrik dengan jangkauan yang cukup jauh.

"Kemarin saya meresmikan yang cangkang kelapa sawit. Itu bisa jadi listrik. Dan harganya Rp970 per kwh. Jadi menurut saya menarik," pungkasnya.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak