Mendag Akan Setop Produk Impor yang Ganggu Industri Dalam Negeri

Kamis, 11 Juni 2020 - 15:55 WIB
loading...
Mendag Akan Setop Produk...
Kementerian Perdagangan akan menghentikan impor barang-barang yang mengganggu industri dalam negeri. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan akan menghentikan impor barang-barang yang mengganggu industri dalam negeri. Untuk mengatasi hal itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Kita akan lihat apakah ini sudah sesuai dengan aturan impor. Jika ada produk yang ganggu industri, maka akan kita hentikan atau stop impor tersebut," kata dia di Jakarta, Kamis (11/6/2020). (baca juga : Mendag Beri Penjelasan Soal Keputusan Cabut Larangan Ekspor APD )

Agus menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pengetatan terhadap produk impor. Jika ada produk impor yang tak menunjang industri maka akan dikendalikan atau dihentikan. "Saya rasa aturan kita sudah cukup ketat, hanya tinggal pengawasan saja," terangnya.

Terkait dengan impor produk apa yang akan dihentikan, Agus menyatakan akan berkoordinasi dengan kementerian terkait. Pasalnya, keputusan untuk menghentikan impor tak bisa diputuskan oleh Kemendag sendiri.

"Untuk produknya kita tidak bisa sama ratakan. Oleh karena itu kita akan bahas dengan kementerian lain, sebab kita tidak bisa menetapkan sendiri. Hal ini dilakukan supaya ini tepat sasaran, produknya kita lihat mana yang tidak support industri kita. Kita lihat industrinya. Kita bahas dengan Kementerian Perindustrian," tutupnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Rekomendasi
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
Tunjangan Beasiswa LPDP...
Tunjangan Beasiswa LPDP Dalam Negeri Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved