Rumah Kemasan Bantu UMKM Bangkit dari Pandemi Covid-19
Senin, 24 Januari 2022 - 15:34 WIB
loading...
A
A
A
Berdsaarkan Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian mencatat hingga akhir tahun 2020 lebih dari 40 ribu industri kecil menengah (IKM) mengalami penurunan. Pendataan ulang yang dilakukan Disdagperin di awal pandemi tercatat hanya 2.000 industri kecil menengah (IKM) yang masih aktif dari 122 sentra IKM.
Hal itu dipertegas oleh Camat Batanghari Leko, Yuliarto. Produk UMKM industri rumah tangga di wilayahnya banyak, bagus, unik dan tidak kalah saing dengan daerah lain. Namun demikian terkendala kemasan yang masih sederhana.
Dengan adanya kemasan yang unik dan menarik, imbuhnya, diharapkan menambah daya tarik konsumen. Ia mencontohkan produksi kripik pisang kalah bersaing karena kemasannya tidak menarik.
"Untuk itu, kami mengapresiasi MBJ yang mau membantu kami untuk bisa segera memulai pelatihan kepada UMKM untuk mengemas produk lebih menarik, aman, dan sesuai standar," kata dia.
Adapun terobosan dari Rumah Kemasan memberikan pelatihan kepada UMKM untuk mengganti kemasan plastik dengan kemasan alumunium foil agar produk di dalamnya tidak mudah melempem dan tengik. Tidak hanya itu, di kemasan juga dicantumkan identitas produsen dan kode izin produksiyang akan menambah nilai lebih bagi produk UMKM.
Hal itu dipertegas oleh Camat Batanghari Leko, Yuliarto. Produk UMKM industri rumah tangga di wilayahnya banyak, bagus, unik dan tidak kalah saing dengan daerah lain. Namun demikian terkendala kemasan yang masih sederhana.
Dengan adanya kemasan yang unik dan menarik, imbuhnya, diharapkan menambah daya tarik konsumen. Ia mencontohkan produksi kripik pisang kalah bersaing karena kemasannya tidak menarik.
"Untuk itu, kami mengapresiasi MBJ yang mau membantu kami untuk bisa segera memulai pelatihan kepada UMKM untuk mengemas produk lebih menarik, aman, dan sesuai standar," kata dia.
Adapun terobosan dari Rumah Kemasan memberikan pelatihan kepada UMKM untuk mengganti kemasan plastik dengan kemasan alumunium foil agar produk di dalamnya tidak mudah melempem dan tengik. Tidak hanya itu, di kemasan juga dicantumkan identitas produsen dan kode izin produksiyang akan menambah nilai lebih bagi produk UMKM.
Lihat Juga :