Terungkap Kenapa Minyak Goreng Murah Rp14.000/Liter Belum Ada di Pasar Tradisional
Kamis, 27 Januari 2022 - 10:59 WIB
loading...
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menyampaikan penyebab pasokan minyak goreng satu haag di pasar belum merata. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan , Oke Nurwan menyampaikan penyebab pasokan minyak goreng satu harga di pasar tradisional belum merata. Lantaran, di hari pertama kemarin, Rabu (26/1) belum semua pasar memberlakukan harga minyak goreng murah Rp 14.000 per liter.
"Pasokan minyak goreng masih terbatas karena urusan administrasi dengan pedagang yang agak rumit," kata Oke kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (27/1/2022).
Baca Juga: Emak-emak Mengeluhkan Minyak Goreng Murah Rp14.000/Liter Habis di Ritel, Ini Kata Kemendag
Sementara terkait dengan pembatasan pembelian minyak goreng murah, terang Oke semuanya tergantung dari pasokan oleh produsen. Artinya masyarakat dapat membeli secukupnya seperti di ritel modern sekarang ini.
"Rencananya tidak ada pembatasan, tapi itu semua tergantung pasokan. Kalau sekarang dibatasi itu karena pasokannya terbatas jadi supaya merata, makanya dibatasin satu orang maksimal 2 liter," ujar Oke.
"Pasokan minyak goreng masih terbatas karena urusan administrasi dengan pedagang yang agak rumit," kata Oke kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (27/1/2022).
Baca Juga: Emak-emak Mengeluhkan Minyak Goreng Murah Rp14.000/Liter Habis di Ritel, Ini Kata Kemendag
Sementara terkait dengan pembatasan pembelian minyak goreng murah, terang Oke semuanya tergantung dari pasokan oleh produsen. Artinya masyarakat dapat membeli secukupnya seperti di ritel modern sekarang ini.
"Rencananya tidak ada pembatasan, tapi itu semua tergantung pasokan. Kalau sekarang dibatasi itu karena pasokannya terbatas jadi supaya merata, makanya dibatasin satu orang maksimal 2 liter," ujar Oke.
Lihat Juga :