Stok Lama Bikin Pedagang Jual Mahal Minyak Goreng, Kemendag: Tukar Saja!
Rabu, 02 Februari 2022 - 12:10 WIB
loading...
Kemendag meminta pedagang minyak goreng untuk menukar stok lamanya dengan stok baru. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Minyak goreng curah dan kemasan di pasar tradisional masih dibanderol di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Seharusnya minyak goreng curah Rp11.500/kg, minyak goreng kemasan sederhana 13.500/liter, dan minyak goreng kemasan premium 14.000/liter.
Baca juga: Bak Angin Lalu, Pedagang Pasar Belum Jalankan Kebijakan Harga Minyak Goreng
Nah ternyata, seperti di Pasar Senen, Jakarta Pusat, minyak goreng kemasan sederhana masih dijual di kisaran Rp19.000-Rp20.000 per liter, sementara minyak goreng curah masih di kisaran Rp19.000-22.000 per kg.
Menanggapi kenyataan itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, pihak pedagang semestinya memesan minyak goreng yang baru kepada sales distributor supaya minyak goreng harga terbaru bisa didapati masyarakat.
"Mereka (pedagang pasar) belum pesen yang baru, mestinya udah pesen. Biar bisa jual murah," ujar Oke saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (2/2/2022).
Diketahui, pedagang pasar mengeluhkan stok minyak goreng masih dalam jumlah banyak. Stok lama itulah yang seharusnya ditukar oleh stok baru sehingga harganya bisa sesuai patokan pemerintah.
Baca juga: Bak Angin Lalu, Pedagang Pasar Belum Jalankan Kebijakan Harga Minyak Goreng
Nah ternyata, seperti di Pasar Senen, Jakarta Pusat, minyak goreng kemasan sederhana masih dijual di kisaran Rp19.000-Rp20.000 per liter, sementara minyak goreng curah masih di kisaran Rp19.000-22.000 per kg.
Menanggapi kenyataan itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, pihak pedagang semestinya memesan minyak goreng yang baru kepada sales distributor supaya minyak goreng harga terbaru bisa didapati masyarakat.
"Mereka (pedagang pasar) belum pesen yang baru, mestinya udah pesen. Biar bisa jual murah," ujar Oke saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (2/2/2022).
Diketahui, pedagang pasar mengeluhkan stok minyak goreng masih dalam jumlah banyak. Stok lama itulah yang seharusnya ditukar oleh stok baru sehingga harganya bisa sesuai patokan pemerintah.
Lihat Juga :