Klaster Usaha Bunga Krisan Tomohon, BRI Bantu Petani Bunga Perkuat Usaha
Sabtu, 05 Februari 2022 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Untuk pemasaran Alexander mengaku masih fokus di sekitar wilayah Tomohon. Namun, asa Alexander semakin besar karena ke depan pemerintah daerah setempat akan mengembangkan potensi ekonomi Bunga Krisan.
Alexander mengatakan pada Oktober 2022 pemerintah akan mendorong ekspor Bunga Krisan dari Tomohon ke beberapa pasar di luar negeri. Hal itu sudah menjadi program kerja pemerintah Kota Tomohon.
Dia pun menuturkan, selama ini pemerintah daerah sudah memberikan dukungan secara aktif. “Ada bantuan biasanya berupa fasilitas seperti pupuk. Oleh karena itu ke depan pasti kami tekuni Bunga Krisan,” ujarnya.
Dukungan BRI
Alexander pun menceritakan, saat beralih menjadi petani Bunga Krisan awalnya kesulitan akan dana. Masalahnya untuk menanam Bunga Krisan lahan tanam harus ditutupi saung. Biaya untuk hal tersebut tak kecil bagi petani di sana.
Peluang tersebut tak luput dari perhatian Kantor Cabang BRI Tondano. Melalui dana KUR akhirnya harapan Alexander bisa terpenuhi. “Maka kami bisa bikin saung. Itu awal mula kami pinjam ke BRI,” kenangnya.
Selain memberikan kucuran dana, BRI pun mendorong Alexander memperkuat ekosistem usaha melalui pembentukan klaster usaha binaan. Alexander pun menghimpun koleganya sesama petani membentuk Klaster Manimpayo.
Alexander menjadi ketua klaster tersebut dan mendorong kelompoknya untuk mengajukan pinjaman dana usaha kepada BRI. Alexander dan kelompok taninya merasa bersyukur karena memperoleh kemudahan pengembangan usaha.
Alexander mengatakan pada Oktober 2022 pemerintah akan mendorong ekspor Bunga Krisan dari Tomohon ke beberapa pasar di luar negeri. Hal itu sudah menjadi program kerja pemerintah Kota Tomohon.
Dia pun menuturkan, selama ini pemerintah daerah sudah memberikan dukungan secara aktif. “Ada bantuan biasanya berupa fasilitas seperti pupuk. Oleh karena itu ke depan pasti kami tekuni Bunga Krisan,” ujarnya.
Dukungan BRI
Alexander pun menceritakan, saat beralih menjadi petani Bunga Krisan awalnya kesulitan akan dana. Masalahnya untuk menanam Bunga Krisan lahan tanam harus ditutupi saung. Biaya untuk hal tersebut tak kecil bagi petani di sana.
Peluang tersebut tak luput dari perhatian Kantor Cabang BRI Tondano. Melalui dana KUR akhirnya harapan Alexander bisa terpenuhi. “Maka kami bisa bikin saung. Itu awal mula kami pinjam ke BRI,” kenangnya.
Selain memberikan kucuran dana, BRI pun mendorong Alexander memperkuat ekosistem usaha melalui pembentukan klaster usaha binaan. Alexander pun menghimpun koleganya sesama petani membentuk Klaster Manimpayo.
Alexander menjadi ketua klaster tersebut dan mendorong kelompoknya untuk mengajukan pinjaman dana usaha kepada BRI. Alexander dan kelompok taninya merasa bersyukur karena memperoleh kemudahan pengembangan usaha.
Lihat Juga :