Terungkap! Bus Pariwisata Kecelakaan Maut di Bantul Dibuat Tahun 2011
Senin, 07 Februari 2022 - 14:12 WIB
loading...
Petugas gabungan melakukan evakuasi korban dari lokasi kecelakaan bus di Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (6/2/2022). FOTO/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan bahwa bus pariwasata kecelakaan di Bantul, Yogyakarta masih layak. Berdasarkan tahunnya, kendaraan tersebut dibuat tahun 2011.
"Secara sepintas kendaraan wisata yang mengalami kecelakaan uji kendaraan masih layak dengan pembuatannya tahun 2011, artinya masih boleh dilakukan. Tentunya kami akan melakukan pengecekan kembali," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi saat dihubungi MNC Portal Indonesia, di Jakarta, Senin (7/2/2022).
Baca Juga: Daftar 13 Nama Korban Tewas Kecelakaan Bus GA Trans di Bantul Jogja
Pihaknya juga sedang menunggu investigasi terkait uji kelayakan hingga kapasitas bus apakah melebihi muatan atau tidak. Terkait Uji Kir masih berlaku sampai Mei 2022 sehingga perlu diinvestigasi lebih dalam lagi apakah terkait kelalaian pengemudi atu yang lain.
"Tim hari ini sedang mengakurasi data di lapangan. Kami juga melakukan penyeldidikan bersama kepolisian dan akan segera diverifikasi bersama KNKT," kata dia.
"Secara sepintas kendaraan wisata yang mengalami kecelakaan uji kendaraan masih layak dengan pembuatannya tahun 2011, artinya masih boleh dilakukan. Tentunya kami akan melakukan pengecekan kembali," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi saat dihubungi MNC Portal Indonesia, di Jakarta, Senin (7/2/2022).
Baca Juga: Daftar 13 Nama Korban Tewas Kecelakaan Bus GA Trans di Bantul Jogja
Pihaknya juga sedang menunggu investigasi terkait uji kelayakan hingga kapasitas bus apakah melebihi muatan atau tidak. Terkait Uji Kir masih berlaku sampai Mei 2022 sehingga perlu diinvestigasi lebih dalam lagi apakah terkait kelalaian pengemudi atu yang lain.
"Tim hari ini sedang mengakurasi data di lapangan. Kami juga melakukan penyeldidikan bersama kepolisian dan akan segera diverifikasi bersama KNKT," kata dia.
Lihat Juga :