Pupuk Palsu Marak, PT Pupuk Indonesia Ungkap Ciri-ciri Asli
Senin, 07 Februari 2022 - 18:29 WIB
loading...
PT Pupuk Indonesia Grup menjamin mutu dan kualitas pupuk buatannya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pupuk palsu bertebaran di kalangan para petani, khususnya petani tebu, sehingga membuat mereka rugi ratusan juta rupiah. Pupuk palsu itu umumnya dijual lebih murah dari harga pupuk asli.
Baca juga: Presiden BEM Untirta Sebut Program Petani Milenial Jokowi Pacu Sektor Pertanian
Maraknya pupuk palsu membuat PT Pupuk Indonesia Grup buka suara. PT Pupuk Indonesia menyatakan pupuk palsu biasanya memiliki kemasan menyerupai produk milik Pupuk Indonesia Grup, terutama produk pupuk subsidi.
SVP Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana menyatakan bahwa Pupuk Indonesia beserta anak usahanya memiliki hak eksklusif atas merek dagang pupuk subsidi. Seluruh produk pupuk milik Pupuk Indonesia Grup telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dan memiliki kualitas dan kandungan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).
“Untuk itu kami mengimbau kepada petani untuk waspada terhadap peredaran produk pupuk yang kemasannya menyerupai kemasan produk pupuk milik Pupuk Indonesia maupun anak perusahaan,” ujar Wijaya, Senin (7/2/2022).
Baca juga: Presiden BEM Untirta Sebut Program Petani Milenial Jokowi Pacu Sektor Pertanian
Maraknya pupuk palsu membuat PT Pupuk Indonesia Grup buka suara. PT Pupuk Indonesia menyatakan pupuk palsu biasanya memiliki kemasan menyerupai produk milik Pupuk Indonesia Grup, terutama produk pupuk subsidi.
SVP Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana menyatakan bahwa Pupuk Indonesia beserta anak usahanya memiliki hak eksklusif atas merek dagang pupuk subsidi. Seluruh produk pupuk milik Pupuk Indonesia Grup telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dan memiliki kualitas dan kandungan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).
“Untuk itu kami mengimbau kepada petani untuk waspada terhadap peredaran produk pupuk yang kemasannya menyerupai kemasan produk pupuk milik Pupuk Indonesia maupun anak perusahaan,” ujar Wijaya, Senin (7/2/2022).
Lihat Juga :