Bangun Industri Baterai dari Hulu ke Hilir, Bahlil: Indonesia Satu-satunya di Dunia
Selasa, 08 Februari 2022 - 16:44 WIB
loading...
Menteri Investasi atau Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, Indonesia menjadi negara satu-satunya di dunia yang membangun industri baterai dari hulu ke hilir. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi atau Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, Indonesia menjadi negara satu-satunya di dunia yang membangun industri baterai dari hulu ke hilir. Menurutnya, negara-negara di seluruh dunia berlomba meninggalkan energi fosil dan memanfaatkan energi yang lebih bersih.
Baca Juga: Proyek Hilirisasi Batu Bara di Sumsel Harus Kelar 30 Bulan, Jokowi: Jangan Mundur Lagi!
Indonesia juga mulai melakukannya dengan hilirisasi. Seperti diketahui saat ini pemerintah tengah gencar melakukan hilirisasi antara lain di sektor pertambangan, minyak, dan gas. Diyakini hilirisasi bisa memberikan nilai tambah yang besar di Indonesia, untuk membuka lapangan kerja, dan sekaligus untuk menghemat devisa.
"Satu-satunya negara di dunia yang sedang mendorong industrinya dari hulu ke hilir itu Indonesia. Tidak ada negara di dunia yang memulai bangun industri baterai cell dari tambang (selain Indonesia)," ujar Bahlil dalam Inaugurasi Kelompok Kerja Perdagangan, Investasi dan Industri G20, Selasa (8/2/2022).
Bahlil melanjutkan, hilirisasi itu dimulai dari penambangan, proses di smelter, pembuatan precusor dan cathode hingga pembuatan sel baterai. Hilirisasi ini mungkin dilakukan karena Indonesia memiliki cadangan sumber daya mineral yang tinggi, termasuk nikel.
Baca Juga: Proyek Hilirisasi Batu Bara di Sumsel Harus Kelar 30 Bulan, Jokowi: Jangan Mundur Lagi!
Indonesia juga mulai melakukannya dengan hilirisasi. Seperti diketahui saat ini pemerintah tengah gencar melakukan hilirisasi antara lain di sektor pertambangan, minyak, dan gas. Diyakini hilirisasi bisa memberikan nilai tambah yang besar di Indonesia, untuk membuka lapangan kerja, dan sekaligus untuk menghemat devisa.
"Satu-satunya negara di dunia yang sedang mendorong industrinya dari hulu ke hilir itu Indonesia. Tidak ada negara di dunia yang memulai bangun industri baterai cell dari tambang (selain Indonesia)," ujar Bahlil dalam Inaugurasi Kelompok Kerja Perdagangan, Investasi dan Industri G20, Selasa (8/2/2022).
Bahlil melanjutkan, hilirisasi itu dimulai dari penambangan, proses di smelter, pembuatan precusor dan cathode hingga pembuatan sel baterai. Hilirisasi ini mungkin dilakukan karena Indonesia memiliki cadangan sumber daya mineral yang tinggi, termasuk nikel.
Lihat Juga :