Ubah Komposisi Direksi BUMN, Menteri Erick Ingin Tambah Pihak Eksternal

Jum'at, 12 Juni 2020 - 22:43 WIB
loading...
Ubah Komposisi Direksi...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana, mengubah komposisi pemilihan jajaran direksi di sebuah perusahaan plat merah besar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana, mengubah komposisi pemilihan jajaran direksi di sebuah perusahaan plat merah besar. Sambung dia menerangkan, saat ini komposisi pihak eksternal untuk mengisi jabatan di sebuah BUMN hanya 10 persen.

(Baca Juga: Erick Minta Saran Sri Mulyani dan Menteri Basuki Sebelum Tentukan Direksi BUMN )

Menteri Erick mengatakan, ingin menambah komposisi pihak eksternal untuk mengisi jabatan di sebuah BUMN menjadi 30% dari yang sebelumnya 10%. Ia menjelaskan, hal tersebut perlu diterapkan agar semua yang mengisi jabatan direksi BUMN mempunyai kapasitas yang mumpuni di bidangnya.

“Saya juga review beberapa peraturan talent pool perusahan BUMN besar, kan selama ini 10% supaya bisa recruitment dari luar. (Nantinya) recruitment boleh 30 persen dari luar,” ujar Menteri Erick di Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Lebih lanjut terang ini, langkah tersebut perlu diterapkan agar semua yang mengisi jabatan direksi BUMN mempunyai kapasitas yang mumpuni di bidangnya. Adapun ditekankan olehnya pemilihan direksi BUMN bukan disebabkan unsur kedekatan secara personal.

"Supaya talent pool besar, di kita (BUMN) sudah enggak ada lagi direktur ini harganya segini, enggak ada mestinya, kalau (masih) ada saya copot juga,” kata Erick.

Erick berharap, orang-orang yang mengisi jabatan tertentu dalam setiap perusahaan pelat merah merupakan orang yang ahli di bidangnya. “Saya yakin pergantian direksi BUMN diterima market. Ini bukan GR, tapi (ada) beberapa persepsi baik,” tukasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Berita Terkini
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved