IATA Rambah Bisnis Batu Bara, Hary Tanoesoedibjo: Mudah-Mudahan Jadi Kebangkitan di 2022

Kamis, 10 Februari 2022 - 13:57 WIB
loading...
IATA Rambah Bisnis Batu...
Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menetapkan, emiten MNC Group PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk. berganti nama menjadi PT MNC Energy Investments Tbk. (IATA) dan mengubah kegiatan usaha utamanya. Foto/Dok SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menetapkan, emiten MNC Group PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk. berganti nama menjadi PT MNC Energy Investments Tbk. (IATA) dan mengubah kegiatan usaha utamanya dari perusahaan transportasi udara menjadi bidang pertambangan batu bara .

Baca Juga: Ekspansi ke Tambang Batu Bara, IATA Resmi Ganti Nama Jadi MNC Energy Investments

Salah satu alasannya perubahan lini bisnis IATA adalah melihat peluang di sepanjang 2021 saat harga batu bara global terus merangkak naik. Sehingga diharapkan IATA bisa ke arah yang lebih baik sejak rugi dari 2008 hingga 2021.

"IATA ini rugi sejak tahun 2008, ruginya itu konsisten sampai tahun 2021, nah tahun 2022 ini mudah-mudahan adalah tahun berubahnya IATA menjadi perusahaan yang solid, perusahaan yang besar, perusahaan profitable," kata Hary saat Konferensi Pers IATA di iNews Tower Jakarta, Kamis (10/2/2022).

Hary Tanoe menambahkan, bahwa dengan adanya perubahan bisnis yang dinamika dari perusahaan transportasi menjadi tambang batu bara. Nanti IATA dikembangkan juga, arahnya sudah bulat IATA jadi perusahaan batu bara end-to-end.

Baca Juga: Ekspansi Bisnis ke Batu Bara, MNC Energy (IATA) Incar 1,4 Miliar Metrik Ton

IATA mencatatkan pendapatan usaha sebesar USD7,2 juta di bulan September 2021, naik 15% dibanding USD 6,3 juta pada bulan September 2020.

Akan tetapi, kenaikan tersebut diikuti dengan kenaikan berbagai beban usaha yang menghasilkan rugi bersih sebesar USD 4,7 juta untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2021, naik 118% dibanding rugi bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 2,1 juta.

Mengingat industri penerbangan masih belum pulih, IATA meyakini ekspansi di bidang usaha baru menjadi solusi untuk memperbaiki nilai perusahaan. Memanfaatkan momentum yang timbul dari lonjakan harga komoditas batu bara yang berkelanjutan dan permintaannya yang terus meningkat, IATA mengambil langkah strategis dengan merambah ke sektor energi, khususnya tambang batu bara.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
MNC Bank Jambi Serahkan...
MNC Bank Jambi Serahkan Hadiah Motor Program Tabungan Dahsyat
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
KPK Cecar Anggota DPR...
KPK Cecar Anggota DPR Nabil Husein soal Aliran Uang Produksi Batu Bara
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Rekomendasi
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved