Pimpin Solusi Parekraf Dunia, Kemenparekraf Gelar Kick-Off Tourism Working Group G-20 2022

Sabtu, 12 Februari 2022 - 13:28 WIB
loading...
Pimpin Solusi Parekraf...
Kemenparekraf akan melakukan kick-off event Tourism Working Group G-20 2022. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) akan melakukan kick-off event Tourism Working Group G-20 2022.

Acara yang akan digelar di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada 14 Februari mendatang menjadi tanda dimulainya presidensi Indonesia dalam G20 Tourism Working Group (TWG).

Hal ini juga sebagai wujud simbol kebangkitan ekonomi dan kepulihan sektor pariwisata dengan semakin terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat.

Kick-off TWG akan diselenggarakan secara hybrid dan dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, serta perwakilan Italia dan India sebagai troika yaitu pemegang presidensi sebelum dan sesudah Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Jumat (11/2/2022), menyampaikan Kemenparekraf telah mendapatkan kehormatan melaksanakan event skala internasional sebagai leader pada Tourism Working Group (TWG) yang merupakan salah satu working group dari Presidensi Indonesia pada KTT G-20 2022.

“Kick-off TWG G-20 ini sebagai penanda resmi dimulainya kerja dari Working Group Bidang Pariwisata sebagai salah satu bagian yang tidak dapat terpisahkan dari Working Groups lainnya di bawah Presidensi G-20 2022,” ujar Sandiaga, dikutip Sabtu (12/2/2022).

Baca juga: Kemenparekraf Komentari Unggahan Aleix Espargaro Emak-emak Bonceng 4 Anak Sekolah

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan bahwa Kemenparekraf sebagai pengampu TWG akan bertugas menjadi pemimpin untuk memicu kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang merupakan sektor yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19.

"Ini adalah sebuah kesempatan luar biasa untuk menunjukkan kepada dunia Internasional bahwa Indonesia dapat memimpin dunia dalam penyelesaian masalah Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dunia melalui pengalaman atau best practices yang Indonesia telah lakukan selama ini dalam menghadapi pandemi global," paparnya.

Dalam TWG G-20 2022, Kemenparekraf akan mencoba menyelesaikan masalah dan menghadapi tantangan dengan berfokus pada 5 Line of Actions.

Antara lain Pengembangan Sumber Daya Manusia, Inovasi Melalui Digitalisasi, Pemberdayaan Perempuan dan Generasi Muda, Rehabilitasi, Konservasi dan Pemeliharaan Lingkungan, serta Investasi di Sektor Pariwisata dan Digital.

"Diharapkan apa yang dikerjakan dari TWG G-20 ini akan menghasilkan kesepakatan bersama di antara negara-negara G-20 guna mengatasi tantangan yang ada secara menyeluruh dengan mengedepankan kebersamaan dan sustainability," ujarnya.

Baca juga: NTT Kecipratan Berkah G20, Intip Daftar 10 Side Meeting di Labuan Bajo

Sandiaga juga berharap bahwa TWG G-20 ini dapat menghasilkan sesuatu program konkrit yang dapat dikerjasamakan antar negara yang bergabung dalam G-20.

“Harapan kami dari kick-off TWG ini menghasilkan sesuatu program yang konkrit berdasarkan best practices dan dapat dikerjasamakan antar negara anggota sesuai dengan arahan presiden,” tuturnya.

Indonesia memegang Presidensi pada G-20 setelah pada 2021 Presidensi dipegang oleh Italia. Presidensi ini telah dimulai sejak 1 Desember 2021 dan akan berlanjut hingga 31 November 2022.

Tema yang diusung dalam KTT G-20 kali adalah “Recover Together, Recover Stronger” di mana dalam hal ini Indonesia sebagai tuan rumah mengajak dunia untuk bangkit lebih baik dari efek pandemi COVID-19 yang masih berlangsung secara bersama.



Dalam forum antarpemerintah 19 negara plus yang dibentuk pertama kali pada 1999 ini, akan ada tiga topik utama yang diangkat diantaranya Arsitektur Kesehatan Global, Transformasi Berbasis Digital, dan Transisi Energi. Tiga hal ini sesuai dengan keadaan dan tantangan yang dunia sedang hadapi saat ini.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi...
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi di G20, Airlangga Akui Berkat Momentum Ramadan dan Lebaran
Rocket Day 2025, 25...
Rocket Day 2025, 25 Pengusaha Muda Buka Peluang Ekonomi Senilai Rp4,17 Miliar
G-20 Serukan Perlindungan...
G-20 Serukan Perlindungan Mineral Kritis, Sindiran Terselubung ke China
UMKM Binaan Pertamina...
UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Rp206 Miliar di AGRINEX 2025
Pamer Desa Emas 2025...
Pamer Desa Emas 2025 di Agrinex Expo, Sandiaga Uno: Dorong Kedaulatan Pangan dan Lapangan Kerja
Sandiaga Uno Bicara...
Sandiaga Uno Bicara Soal Peluang Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Rekomendasi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Berita Terkini
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved