Krisis Ukraina-Rusia Buat Investor Gelisah, Wall Street Ditutup Koreksi

Rabu, 23 Februari 2022 - 06:49 WIB
loading...
Krisis Ukraina-Rusia...
Wall Street jatuh pada perdagangan Selasa (22/2/2022) waktu setempat usai ditutup dengan indeks S&P 500 koreksi. Hal itu karena krisis Ukraina-Rusia membuat investor gelisah. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Wall Street jatuh pada perdagangan Selasa (22/2/2022) waktu setempat usai ditutup dengan indeks S&P 500 koreksi. Hal itu karena krisis Ukraina-Rusia membuat investor gelisah setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina Timur dan memerintahkan pasukan ke daerah tersebut.

S&P 500 berakhir turun lebih dari 10% dari rekor penutupan tertinggi 3 Januari. Koreksi dikonfirmasi ketika indeks ditutup 10% atau lebih di bawah level penutupan rekornya. Semua sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah hari ini, dipimpin oleh penurunan di sektor-sektor siklis termasuk konsumen dan energi.

Baca Juga: Konflik Rusia dan Ukraina Memanas, Bagaimana Nasib Pipa Gas 1.234 Km di Laut Baltik

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average turun 482,57 poin, atau 1,42%, menjadi 33.596,61. Sedangkan S&P 500 kehilangan 44,11 poin, atau 1,01% menjadi 4.304,76 dan Nasdaq Composite turun 166,55 poin, atau 1,23% ke level 13.381,52.

Indeks memangkas kerugian dan mengakhiri sesi terendahnya setelah Presiden AS Joe Biden mengumumkan gelombang pertama sanksi terhadap Rusia, sambil mengatakan, dia berharap diplomasi masih tersedia.

Biden menambahkan bahwa Amerika Serikat tidak berniat memerangi Rusia. Dia mengatakan sanksi itu antara lain menargetkan bank-bank Rusia dan utang negara.

"Ini akhirnya memberikan semua retorika ini, semua strategi. Ini adalah sesuatu yang membuat pihak lain merasa sakit dan saya pikir itu tepat," kata Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa aliansi percaya Rusia masih merencanakan serangan besar di Ukraina menyusul pengakuan Moskow atas dua wilayah separatis di Ukraina Timur bekas Republik Soviet.

Baca Juga: Rusia Akui Kemerdekaan Ukraina Timur, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi USD98/Barel

Inggris menerbitkan daftar sanksi dan Jerman membekukan proyek pipa gas Laut Baltik Nord Stream 2. Langkah-langkah yang diumumkan oleh Biden tidak sekeras yang dikhawatirkan beberapa investor, kata Alan Lancz, presiden Alan B. Lancz & Associates Inc, sebuah perusahaan penasihat investasi yang berbasis di Toledo, Ohio.

Namun dia mengatakan, efeknya kemungkinan hanya sementara mengingat krisis Ukraina-Rusia belum berakhir. Dow Jones dan Nasdaq masing-masing turun lebih dari 2% sesaat sebelum Biden berbicara.

Saham Home Depot Inc turun 8,9% setelah ritel perbaikan rumah melaporkan penurunan margin laba kotor untuk kuartal karena lonjakan biaya transportasi dan tenaga kerja.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Rekomendasi
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved