Laba Bersih PT Vale Indonesia Naik Dua Kali Lipat pada 2021

Kamis, 24 Februari 2022 - 20:22 WIB
loading...
Laba Bersih PT Vale...
PT Vale membukukan hasil yang kuat dengan EBITDA sebesar USD391,9 juta, meningkat 44% dari EBITDA tahun sebelumnya. Foto: Dok PT Vale
A A A
MAKASSAR - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mencatat kinerja yang kuat sepanjang 2021. Dalam keterangan persnya terkait pencapaian kinerja keuangan yang telah diaudit untuk tahun lalu, laba bersih perseroan melonjak, bahkan naik dua kali lipat pada 2021.

PT Vale membukukan hasil yang kuat dengan EBITDA sebesar USD391,9 juta, meningkat 44% dari EBITDA tahun sebelumnya.

“Kami mencapai enam tahun kalender bebas kematian berturut-turut dan berhasil mengurangi dampak Covi-19. Harga nikel yang lebih tinggi diiringi dengan disiplin biaya yang kuat memberikan dampak positif pada kinerja keuangan kami," kata kata Febriany Eddy, CEO dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia , Kamis (24/2/2022).

"Sepanjang tahun ini kami mencatat laba bersih dua kali lipat dan membukukan saldo kas akhir tahun menjadi USD508,3 juta, meningkat hampir USD120 juta dari saldo tahun sebelumnya. Penguatan saldo kas ini akan memberikan dukungan yang kuat untuk pelaksanaan proyek pertumbuhan kami,” sambung Febriany.

Baca Juga: Bupati Lutim Apresiasi Bantuan Alsintan PT Vale ke Petani Mahalona

Ia melanjutkan grup perseroan juga mencatat penjualan sebesar USD953,2 juta pada tahun 2021 atau 25% di atas penjualan yang tercatat pada tahun 2020 sebesar USD764,7 juta. Harga realisasi rata-rata pengiriman nikel dalam matte adalah USD14.309 per ton, meningkat dari level tahun 2020 sebesar USD10.498 per ton.

Pada tahun 2021, ia menyebut konsumsi HSFO, diesel dan batubara mengalami penurunan sejalan dengan volume produksi yang lebih rendah karena pihaknya menurunkan pengaturan daya untuk tanur listrik empat yang telah memasuki usia. Pada Desember, perseroan juga memulai shutdown pembangunan kembali tanur listrik empat dan pembangunan kembali tersebut akan berlangsung selama sekitar lima bulan.

Harga rata-rata HSFO, diesel dan batubara juga meningkat masing-masing sebesar 42%, 28% dan 62%. Kas dan setara kas grup pada 31 Desember 2021 dan 31 Desember 2020 masing-masing sebesar USD508,3 juta dan USD388,7 juta karena grup menerima pendapatan yang lebih tinggi pada tahun 2021.

PT Vale akan senantiasa berhati-hati mengontrol pengeluaran untuk menjaga ketersediaan kas. Perseroan mengeluarkan sekitar USD180,7 juta untuk belanja modal pada tahun 2021, mengalami peningkatan dari yang dikeluarkan pada tahun 2020 sebesar USD152,1 juta terutama disebabkan oleh pengeluaran yang lebih tinggi untuk kelangsungan dan modal pertumbuhan pada tahun 2021.

Baca Juga: PT Vale Latih Masyarakat Manfaatkan Tanaman Obat Lewat PSRLB

Lebih lanjut, ia menyebut pada Desember 2021, untuk kedua kalinya PT Vale menerima predikat PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (“KLHK”). Ini menandai untuk kedua kalinya penilaian prestisius tersebut diberikan kepada perusahaan tambang dan pengolahan nikel terintegrasi di Indonesia.

"Kami bersyukur dan akan terus meningkatkan praktik-praktik penambangan yang baik dalam operasi kami untuk masa depan yang lebih baik," ungkap dia.

PT Vale akan tetap fokus pada berbagai inisiatif produktifitas dan penghematan biaya untukmempertahankan daya saing perseroan dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilaiutamanya, yaitu keselamatan jiwa merupakan hal terpenting, menghargai kelestarian bumi dankomunitas.

(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
Melesat 55,8%, KPIG...
Melesat 55,8%, KPIG Cetak Laba Bersih Rp94,6 Miliar di Kuartal I-2026
Laba SIG Melonjak 88,7%...
Laba SIG Melonjak 88,7% di Kuartal I-2026 Jadi Rp80 Miliar
Inotek Tekankan Pentingnya...
Inotek Tekankan Pentingnya Laporan Keuangan UMKM
Ingria Pratama Capitalindo...
Ingria Pratama Capitalindo Bukukan Kenaikan Laba Bersih 34 Persen di Kuartal III/2025
Dorong Pemda Perkuat...
Dorong Pemda Perkuat Tata Kelola APBD, Kemendagri Buka Penginputan IPKD 2025
Rekomendasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Prabowo ke Luar Negeri,...
Prabowo ke Luar Negeri, Indonesia Dipimpin Gibran selama Dua Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved