Jokowi Minta Talenta Digital Indonesia Pulang Kampung Garap Proyek 2030 Rp4.351 Triliun

Selasa, 01 Maret 2022 - 14:12 WIB
loading...
Jokowi Minta Talenta...
Jokowi meminta para talenta digital Indonesia yang ada di luar negeri untuk kembali ke Tanah Air. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meminta sumber daya manusia (SDM) dengan talenta digital yang saat ini bekerja di luar negeri agar dapat pulang kembali ke Indonesia. Permintaan itu dilakukan demi membangun sistem digital Indonesia yang lebih baik.

Baca juga: Jokowi Ingatkan Keluarga TNI-Polri Tak Sembarangan Undang Penceramah

Menurut Jokowi ekonomi yang saat ini kondusif harus dibangun bersama-sama dengan melibatkan para digital talent yang ada di luar negeri. Indonesia banyak memiliki digital talent di berbagai bidang, seperti di bidang AI (artificial intelligent), cloud computing, digital design, digital marketing, dan blockchain.

"Saya kira banyak anak-anak kita yang ada di luar yang perlu kita undang untuk kembali ke Tanah Air, dalam rangka membangun sistem digital kita agar lebih baik," kata Jokowi, saat meresmikan Sea Labs Indonesia secara daring, Selasa (1/3/2022).



Jokowi menekan bahwa ekonomi digital Indonesia memiliki potensi yang besar. Dan diperkirakan pada 2025 potensi ekonomi digital Indonesia mencapai USD146 miliar.

"Dan kontribusi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan naik 8 kali di tahun 2030, yaitu di angka Rp4.531 triliun. Ini angka yang sangat besar sekali dan seluruh sektor digital juga mengalami pertumbuhan dua digit di tahun 2021," jelasnya.

Baca juga: Modus Baru Curanmor Patahkan Stang, 30 Unit Motor Curian Disita di Bandung

Jokowi menerima informasi dari Sea Labs Indonesia bahwa pada 2023 diperkirakan ada 1.000 orang SDM bertalenta digital yang bisa kembali ke Indonesia. Dirinya pun menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas hal tersebut.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp52,85 Triliun per Mei 2026, Ini 4 Pilar Penopangnya
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
White Paper MDI Ventures...
White Paper MDI Ventures Petakan Jalur Ekonomi Digital Inklusif di Indonesia
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
Rekomendasi
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Daftar 25 Pemain Timnas...
Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan Malaysia
Berita Terkini
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved