Target IPO, Pertamina Akan Jual Saham Perdana Blok Rokan

Senin, 15 Juni 2020 - 17:37 WIB
loading...
Target IPO, Pertamina...
PT Pertamina (Persero) akan melepas saham perdana Blok Rokan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) akan melepas saham perdana Blok Rokan di bawah subholding hulu yakni PT Pertamina Hulu Energi (PHE) setelah resmi menjadi operator pada 2021 mendatang. Penawaran saham (Initial Public Offering/IPO) pertama di hulu tersebut diyakini bakal mendongkrak produksi.

“Pertama yang akan kita lakukan ialah di subholding hulu di Blok Rokan. Sebagian participating interest akan kita lepas,” ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat webinar bertajuk “Memacu Kinerja Pertamina di Tengah Pandemi,” di Jakarta, Senin (15/6/2020).

Menurut dia, dengan pelepasan saham subholding hulu diharapkan kegiatan investasi eksplorasi di sumur-sumur migas Pertamina akan lebih optimal lagi. Hal itu sejalan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang sebagian besar investasi digunakan untuk bisnis di hulu.

“Sebab investasi di hulu itu berkontribusi sampai 60% dari total investasi perusahaan. Bukan cuma IPO saja, tapi nanti dananya juga untuk akuisisi di hulu,” kata dia. (Baca juga : Pertamina Kaji Pengurangan Produk BBM, Premium Terancam Dihapus )

Pada kesempatan berbeda, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya menekan laju produksi Blok Rokan.

Pihaknya meminta kepada PT Chevron Pacific Indonesia dapat berinvestasi sebelum alih kelola tahun depan. “Jadi tujuannya saat alih keloka ke Pertamina produksi masih bisa dipertahankan,” kata dia.

Mantan Direktur Utama Pertamina itu juga meminta penjelasan kepada Pertamina secara detail terkait pembentukan subholding migas termasuk rencana pelepasan saham Blok Rokan ke depan. Pasalnya, SKK Migas bertanggung jawab terhadap kontrak-kontrak wilayah kerja para investor hulu migas.

Pihaknya juga berencana mengevaluasi masing-masing wilayah kerja migas yang saat ini dioperasikan maupun dikerjasamakan oleh Pertamina.

“Kami akan review sejauh mana kewenangan terhadap masing-masing wilayah kerja, karena sesuai perjanjian kontrak antara pemerintah dengan perusahaan yang mengoperasikan wilayah kerja,” kata dia.

Namun pihaknya berharap, pembentukan subholding hulu Pertamina tidak semakin mempersulit birokrasi. Pihaknya berharap, setiap direktur regional di upstream subholding dapat lebih cepat mengambil keputusan. “Mudah-mudahan lebih baik dan yang paling penting birokrasi tidak panjang sehingga investasi lebih cepat,” tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Sokoguru Policy Forum:...
Sokoguru Policy Forum: Bedah Strategi Penguatan Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
Pertamina dan Badan...
Pertamina dan Badan Gizi Nasional Sinergikan Minyak Jelantah menjadi Energi Rendah Karbon untuk Bahan Bakar Pesawat
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Dari Cilacap, Presiden...
Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Kasus Korupsi LNG, Hari...
Kasus Korupsi LNG, Hari Karyuliarto Sebut Vonis 4,5 Tahun Tidak Adil
2 Kapal Pertamina Masih...
2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Menlu Pastikan Stok BBM Aman
Rekomendasi
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved