Gali Potensi Film di Daerah, Perum PFN Siap Kucurkan Pendanaan
Rabu, 09 Maret 2022 - 23:12 WIB
loading...
Ilustrasi proses syuting film. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan Umum Produksi Film Negara (Perum PFN) akan menggelar lomba pembuatan film pendek di daerah guna menggali potensi dan mengembangkan industri perfilman di Tanah Air.
Direktur Utama Perum Produksi Film Negara (PFN) Dwi Heriyanto mengatakan, film-film yang terpilih sebagai pemenang nantinya bakal ditayangkan di TVRI lokal maupun platform penayangan film milik Telkom Group.
"Jadi minimal bisa masuk ke sana. Jika dia memiliki potensi yang besar maka kita akan bantu untuk financing. Jadi, strategi kami memang seperti menyusun dari pinggir, baru masuk ke tengah," ujarnya saat melakukan penandatangan kerja sama bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia atau Kadin, Rabu (9/3/2022).
Baca juga: Pengamat Ingatkan Bahaya Situs Nonton Film Streaming Ilegal
Dwi berharap melalui kerja sama dengan Kadin tersebut, film nasional dapat memiliki tempat untuk diproduksi dan diputar di daerah-daerah. "Karena kami lihat potensi terbesar sebetulnya untuk film-film yang bisa dikembangkan itu dari daerah," tuturnya.
Melalui program tersebut, menurut Dwi, industri kreatif di daerah bakal tumbuh. "Kalau ada pembiayaan film memang harus ada porsinya, antara PH (production house) besar dan PH (Production House) kecil, sehingga PH kecil juga tumbuh," tukasnya.
"Kalau sekarang mungkin yang dapat (pembiayaan) hanya beberapa PH, tapi nanti mungkin 50% dana tersebut untuk UMKM film yang ada di daerah," tuturnya.
Direktur Utama Perum Produksi Film Negara (PFN) Dwi Heriyanto mengatakan, film-film yang terpilih sebagai pemenang nantinya bakal ditayangkan di TVRI lokal maupun platform penayangan film milik Telkom Group.
"Jadi minimal bisa masuk ke sana. Jika dia memiliki potensi yang besar maka kita akan bantu untuk financing. Jadi, strategi kami memang seperti menyusun dari pinggir, baru masuk ke tengah," ujarnya saat melakukan penandatangan kerja sama bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia atau Kadin, Rabu (9/3/2022).
Baca juga: Pengamat Ingatkan Bahaya Situs Nonton Film Streaming Ilegal
Dwi berharap melalui kerja sama dengan Kadin tersebut, film nasional dapat memiliki tempat untuk diproduksi dan diputar di daerah-daerah. "Karena kami lihat potensi terbesar sebetulnya untuk film-film yang bisa dikembangkan itu dari daerah," tuturnya.
Melalui program tersebut, menurut Dwi, industri kreatif di daerah bakal tumbuh. "Kalau ada pembiayaan film memang harus ada porsinya, antara PH (production house) besar dan PH (Production House) kecil, sehingga PH kecil juga tumbuh," tukasnya.
"Kalau sekarang mungkin yang dapat (pembiayaan) hanya beberapa PH, tapi nanti mungkin 50% dana tersebut untuk UMKM film yang ada di daerah," tuturnya.
Lihat Juga :