Pertarungan Makin Sengit, Rusia Siapkan Senjata Gempur Ekonomi AS
Kamis, 10 Maret 2022 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Upaya barat menghentikan impor migas dan logam telah memukul pasar komoditas hingga menyebabkan guncangan inflasi global. Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping telah memperingatkan sanksi ekonomi akan mengguncang pasar global.
Rusia mengingatkan bahwa harga minyak dunia berpotensi melonjak lebih USD300 per barel jika AS dan Uni Eropa melarang impor minyak mentah dari Rusia. Brent pada Senin lalu mencapai USD139 tertinggi sejak 2008. Eropa mengkonsumsi sekitar 500 juta ton minyak per tahun. Rusia memasok sekitar 30% atau 150 juta ton serta 80 juta ton petrokimia.
Baca Juga: Dihujani Sanksi Ekonomi, Google versi Rusia Terancam Bangkrut
"Jika Anda bertanya kepada saya apa yang akan dilakukan Rusia. Rusia akan melakukan apa yang diperlukan untuk mempertahankan kepentingannya. AS jelas telah menyatakan perang ekonomi melawan Rusia dan mengobarkan perang ini," tandas dia.
Rusia mengingatkan bahwa harga minyak dunia berpotensi melonjak lebih USD300 per barel jika AS dan Uni Eropa melarang impor minyak mentah dari Rusia. Brent pada Senin lalu mencapai USD139 tertinggi sejak 2008. Eropa mengkonsumsi sekitar 500 juta ton minyak per tahun. Rusia memasok sekitar 30% atau 150 juta ton serta 80 juta ton petrokimia.
Baca Juga: Dihujani Sanksi Ekonomi, Google versi Rusia Terancam Bangkrut
"Jika Anda bertanya kepada saya apa yang akan dilakukan Rusia. Rusia akan melakukan apa yang diperlukan untuk mempertahankan kepentingannya. AS jelas telah menyatakan perang ekonomi melawan Rusia dan mengobarkan perang ini," tandas dia.
(nng)
Lihat Juga :