Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Lapak Tes PCR dan Antigen Melompong

Kamis, 10 Maret 2022 - 11:20 WIB
loading...
Tak Lagi Jadi Syarat...
Sejumlah tempat tes PCR dan antigen kini mendadak sepi. Foto/AzhfarMuhammad/MPI
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui berbagai lembaga dan kementerian telah resmi menghapus syarat test antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan bagi moda daya transportasi darat, laut, dan udara. Penghapusan syarat itu membuat tempat-tempat test yang biasanya ramai mendadak sepi.

Baca juga: Syarat PCR dan Antigen Perjalanan Dihapus, Erick Thohir: Bismillah Bawa Kemudahan

Berdasarkan pantauan MNC Portal di kawasan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2022) pagi kawasan tes antigen dan PCR mulai dari loket pendaftaran, tempat tes, hingga tempat tunggu di stasiun sudah sangat sepi. Biasanya tempat ini ramai oleh pengunjung untuk melakukan tes sebelum naik kereta api.

Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Lapak Tes PCR dan Antigen Melompong

Tempat tes PCR dan antigen di kawasan stasiun gambir. Foto/AzhfarMuhammad/MPI

Hanya kursi yang berdiri dan berjejeran di kawasan tersebut dan terlihat hanya satu sampai lima orang yang akan melakukan tes Covid-19. Mereka melakukan tes karena belum lengkap dosis vaksinnya.

Salah satu staf penyedia tes di Stasiun Gambir Ferdinand mengaku dengan adanya kebijakan terbaru, pendapatan dan pemasukan jadi menurun.

“Menurun tapi masih ada aja yang test, kan mereka yang baru vaksin pertama masih harus antigen dan ada juga yang masih tes karena menjamin diri sendiri dan kurang lebih sudah dua hari yang lalu-lah langsung diterapkan waktu itu,” ujarnya.

Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Lapak Tes PCR dan Antigen Melompong

Tempat tes PCR dan antigen di kawasan Bandara Soetta. Foto/IstyMaulidya/MPI

Suasana yang sama juga terlihat di kawasan tes Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Tempat pemeriksaan PCR dan antigen terlihat tidak seramai hari-hari biasanya atau tak tampak antrean calon penumpang. Situasi itu berbanding terbalik dengan beberapa waktu lalu sebelum kewajiban test PCR ataupun antigen bagi penumpang domestik dihapus.

Memang masih ada beberapa calon penumpang yang melakukan tes. Penyebabnya hampir sama belum lengkap dosis vaksinnya, dan juga untuk melakukan perjalanan luar negeri.

Baca juga: Profil Irjen Pol Nana Sudjana, Mantan Kapolda Metro Jaya yang Ahli Dunia Intelijen

"Masih ada yang tes di sini, mayoritas penumpang internasional. Karena aturannya memang khusus domestik," kata Rahmawati, seorang petugas lab.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MPMRent Perkuat Green...
MPMRent Perkuat Green Mobility lewat Layanan Transportasi Terintegrasi
Pertagas Kantongi Pendapatan...
Pertagas Kantongi Pendapatan USD861,51 Juta di 2025, Mayoritas dari Bisnis Transportasi dan Niaga
Deretan Diskon Tarif...
Deretan Diskon Tarif Transportasi selama Mudik Lebaran, Catat Tanggalnya
Beri Diskon Transportasi...
Beri Diskon Transportasi Lebaran 2026, Pemerintah Kucurkan Rp200 Miliar
Konsumsi Bensin Naik...
Konsumsi Bensin Naik Tipis saat Nataru, Masyarakat Liburan Pilih Transportasi Umum
BPS Sebut Diskon Transportasi...
BPS Sebut Diskon Transportasi Belum Mampu Bendung Inflasi Desember 2025
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
Legislator PDIP Sebut...
Legislator PDIP Sebut Tragedi Bus ALS Alarm Keras Kegagalan Pengawasan Transportasi dan Infrastruktur Jalan
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved