Mengenal Monica Wijaya, Perempuan Pendobrak Stereotip Industri Pengembangan Games

Kamis, 10 Maret 2022 - 05:26 WIB
loading...
Mengenal Monica Wijaya,...
Salah satu upaya menghapus ketidaksetaraan gender dan diskriminasi itu adalah dengan ikut berkarya dalam dunia yang tadinya didominasi oleh para lelaki, di antaranya adalah industri teknologi. Monica Wijaya, salah satu contohnya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Salah satu upaya menghapus ketidaksetaraan gender dan diskriminasi itu adalah dengan ikut berkarya dalam dunia yang tadinya didominasi oleh para lelaki, di antaranya adalah industri teknologi. Monica Wijaya, merupakan salah seorang perempuan yang berhasil mendobrak stereotip bahwa industri pengembangan games hanya bisa digeluti oleh kaum adam.

Ibu anak satu ini menjadi salah satu aktor yang berperan dalam pembuatan puluhan fitur games dan marketing di e-commerce ternama di Asia Tenggara, Shopee . Salah satu games yang sempat menjadi viral adalah Shopee Bubble, yang ternyata merupakan games besutan anak bangsa. Saat ini, games tersebut sudah dimainkan oleh ratusan pelanggan Shopee di Asia Tenggara, Taiwan, hingga Brasil.

Baca Juga: Sri Mulyani Curhat Soal Sulitnya Jadi Perempuan Pemimpin

Bermain games dari gawai, memang merupakan salah satu cara untuk mengurangi kejenuhan bagi masyarakat di era digital. Apalagi, jika dengan bermain games anda juga dapat sekaligus memenangkan voucher maupun hadiah berupa koin yang dapat digunakan untuk belanja online.

Fitur Shopee Games, merupakan sebuah inovasi yang ditujukan bagi bara pelanggan Shopee untuk meningkatkan kepuasan dan kesenangan dalam berbelanja.

Monica, memang sejak dulu sudah hobi bermain games. Salah satunya yang gemar dia mainkan adalah Candy Crush, yang sudah populer sejak satu dekade lalu. Berkarir sebagai product manager dalam platform digital, agaknya Monica mematahkan stereotip bahwa industri game developer hanya milik kaum adam.

Kesenangannya dalam bermain games, menjadi salah satu penyokong karir Monica. "Bekerja di Shopee merupakan pengalaman saya yang paling menarik, karena saya bisa mengawinkan hobi saya bermain games, dengan skill analitik yang saya dapatkan saat di bangku kuliah, untuk memberikan impact yang cukup besar di dunia e-commerce khususnya para pelanggan Shopee," ujar Monica.

Wanita yang mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia Jurusan Teknologi Bioproses, Departemen Teknik Kimia, dipercaya menjabat sebagai Product Manager di Shopee Indonesia, salah satu anak perusahaan dari Sea Group.

Empat tahun meniti karir di Shopee Indonesia, Monica Wijaya beserta timnya, hingga saat ini sudah menghasilkan lebih dari 10 produk games. Beberapa permainan seperti Shopee Bubble dan Tebak Kata berhasil menjadi teman dari para pengguna aplikasi Shopee, di waktu senggangnya.

Keberhasilan produk yang dikembangkan oleh Monica, tidak terlepas dari hobinya bermain games. Menurutnya, semenjak bekerja di Shopee Indonesia, hobinya ini malah semakin tersalurkan.

Dara yang juga sempat aktif dalam organisasi mahasiswa internasional ini, memainkan berbagai macam games sebagai bahan riset. Nantinya, hasil riset tersebut akan menjadi rujukan untuk produk permainan virtual, yang akan dikembangkan oleh Monica dan engineering Shopee Indonesia.

Namun, pekerjaan yang dilandasi hobi, bukan berarti tanpa tantangan. Setidaknya, itulah yang dirasakan Monica selama menjalani pekerjaannya.

"Bermain games untuk bersenang-senang tentu berbeda dengan bermain untuk keperluan riset. Mengembangkan games berarti mau tidak mau saya harus belajar dan belajar untuk membuat keputusan yang akurat sebanyak mungkin," kata Monica.

Tantangan lain yang dirasakan oleh Monica adalah saat harus memacu tim yang terdiri dari engineer, designer, dan marketing untuk memenuhi tenggat waktu dengan fitur games dan marketing yang menyenangkan untuk dimainkan.

Melalui hasil riset yang sudah diolah, dikerucutkan menjadi sebuah konsep games yang disukai oleh masyarakat. Konsep tersebut dituangkan ke dalam bentuk prototype untuk uji coba.

Monica juga bekerja sama dengan tim pemasaran untuk launching games yang dikembangkannya. Salah satu kisah sukses Monica adalah ketika membuat games ‘Tebak Kata’, yang kini dimainkan oleh orang-orang di berbagai negara. Melihat orang-orang di berbagai belahan dunia membagikan karyanya, menjadi suatu kepuasan tersendiri bagi Srikandi berusia 32 tahun ini.

Baca Juga: Dunia yang Dikelola dengan Kesetaraan Gender Bakal Untung Rp172.144 Triliun

Capaian hasil kerja keras Monica Wijaya, tentu menjadi motivasi tersendiri, bagi para talenta digital perempuan yang juga ingin meniti karir di dunia teknologi.Secara umum, ia berharap talenta digital di tanah air terus menimba ilmu secara berkesinambungan dan mengasah kemampuannya dengan lebih baik.

Monica optimis akan potensi sumber daya digital Indonesia di masa depan, akan terus tumbuh berkualitas. Apalagi, Sea Group telah meluncurkan Sea Labs Indonesia, yang bertujuan mengembangkan skill dari talenta digital lokal, untuk dapat bersaing di ranah global.

Monica menjadi salah satu contoh simbol untuk mendobrak bias, stereotipe, ketidaksetaraan, dan diskriminasi yang dialami oleh kaum perempuan . Dimana International Women’s Day atau Hari Perempuan Internasional 2022 diperingati setiap tanggal 8 Maret yang tahun ini mengambil tema #BREAKTHEBIAS.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Sepanjang 2025, Merchant...
Sepanjang 2025, Merchant Lokal ShopeeFood Catatkan Pertumbuhan Konsisten Hingga 3,5x Lipat
Sukses Berkarya sebelum...
Sukses Berkarya sebelum 30: Kisah UMKM Nawla Menjahit Mimpi di Usia Muda lewat Inovasi Produk Fesyen Berkualitas di Shopee
Kaleidoskop Satu Dekade...
Kaleidoskop Satu Dekade Shopee: Menciptakan Dampak bagi Ekosistem melalui Inovasi dan Kolaborasi
Jejak Sukses Wirausaha...
Jejak Sukses Wirausaha Lokal: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Bersama Shopee
Shopee secara Global...
Shopee secara Global Rayakan 10 Tahun Berdayakan UMKM dengan Bisnis Lokal Mencatatkan Penjualan Lebih dari US$270 Miliar di Platform
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Rekomendasi
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Pastikan Finis Runner-up
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved