Riset: Masyarakat Rugi Rp3,38 Triliun Gara-gara Krisis Minyak Goreng
Minggu, 13 Maret 2022 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Berangkat dari data tersebut maka tidak mengherankan bila kemudian kerugian ekonomi terbesar akibat lonjakan harga minyak goreng akhir-akhir ini akan ditanggung oleh kelas menengah.
“Konsumen rumah tangga minyak goreng di kelas pengeluaran/kapita/bulan Rp1-3 juta dengan konsumsi per hari 4,23 juta liter, menanggung kerugian ekonomi Rp1,57 triliun. Kerugian terbesar berikutnya dialami oleh konsumen di kelas pengeluaran Rp400.000– Rp1 juta dengan konsumsi minyak goreng per hari 3,85 juta liter, menanggung kerugian ekonomi Rp1,43 triliun,“ jelas Yusuf.
Sementara itu berdasarkan wilayah, kerugian ekonomi terbesar dari krisis minyak goreng dialami oleh konsumen rumah tangga di Jawa, dengan konsumsi 5,1 juta liter per hari, menanggung kerugian Rp1,99 triliun. Berikutnya adalah Sumatera dengan konsumsi 2,5 juta liter per hari, menanggung kerugian Rp0,85 triliun.
“Konsumen di wilayah lain seperti Kalimantan, Sulawesi, Bali Nusa Tenggara, Maluku dan Papua jika ditotal dengan konsumsi 1,7 juta liter per hari, menanggung kerugian Rp0,54 triliun,” pungkasnya.
“Konsumen rumah tangga minyak goreng di kelas pengeluaran/kapita/bulan Rp1-3 juta dengan konsumsi per hari 4,23 juta liter, menanggung kerugian ekonomi Rp1,57 triliun. Kerugian terbesar berikutnya dialami oleh konsumen di kelas pengeluaran Rp400.000– Rp1 juta dengan konsumsi minyak goreng per hari 3,85 juta liter, menanggung kerugian ekonomi Rp1,43 triliun,“ jelas Yusuf.
Sementara itu berdasarkan wilayah, kerugian ekonomi terbesar dari krisis minyak goreng dialami oleh konsumen rumah tangga di Jawa, dengan konsumsi 5,1 juta liter per hari, menanggung kerugian Rp1,99 triliun. Berikutnya adalah Sumatera dengan konsumsi 2,5 juta liter per hari, menanggung kerugian Rp0,85 triliun.
“Konsumen di wilayah lain seperti Kalimantan, Sulawesi, Bali Nusa Tenggara, Maluku dan Papua jika ditotal dengan konsumsi 1,7 juta liter per hari, menanggung kerugian Rp0,54 triliun,” pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :