Kain untuk Seragam Dinas PNS Harus Penuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri
Senin, 14 Maret 2022 - 11:47 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah mendorong pemenuhan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada setiap produk, khususnya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Termasuk juga pakaian seragam dinas untuk aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) .
Terkait hal ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis bagi 400 orang ASN dari Sabang sampai Merauke terkait teknik penetapan spesifikasi kain untuk pakaian seragam dinas.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Doddy Rahadi menjelaskan, adanya pemberlakuan TKDN pada setiap produk khususnya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah akan berdampak besar terhadap tumbuhnya roda perekonomian di dalam negeri.
Baca juga: Asyik! Tunjangan PNS Jabatan Fungsional Humas Naik 2 Kali Lipat
“Sementara itu, pada sisi standardisasi dan spesifikasi teknis dari produk kain untuk seragam dapat disesuaikan dengan fungsi maupun kondisi lingkungan pekerjaannya. Salah satu acuan mutu yang dapat digunakan adalah Standar Nasional Indonesia (SNI),” ujarnya, Senin (14/3/2022).
Menurut Doddy, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Tekstil (BBSPJIT) telah memiliki kompetensi yang sesuai untuk mengakomodasi kebutuhan penilaian kualitas kain seragam.
Baca juga: UGM Kembangkan Pewarna Alami Tekstil dari Kayu Merbau Papua
Terkait hal ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis bagi 400 orang ASN dari Sabang sampai Merauke terkait teknik penetapan spesifikasi kain untuk pakaian seragam dinas.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Doddy Rahadi menjelaskan, adanya pemberlakuan TKDN pada setiap produk khususnya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah akan berdampak besar terhadap tumbuhnya roda perekonomian di dalam negeri.
Baca juga: Asyik! Tunjangan PNS Jabatan Fungsional Humas Naik 2 Kali Lipat
“Sementara itu, pada sisi standardisasi dan spesifikasi teknis dari produk kain untuk seragam dapat disesuaikan dengan fungsi maupun kondisi lingkungan pekerjaannya. Salah satu acuan mutu yang dapat digunakan adalah Standar Nasional Indonesia (SNI),” ujarnya, Senin (14/3/2022).
Menurut Doddy, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Tekstil (BBSPJIT) telah memiliki kompetensi yang sesuai untuk mengakomodasi kebutuhan penilaian kualitas kain seragam.
Baca juga: UGM Kembangkan Pewarna Alami Tekstil dari Kayu Merbau Papua
Lihat Juga :