Harga Minyak Tinggi, Ada Ruang Bagi Kenaikan Harga Pertamax

Selasa, 15 Maret 2022 - 12:14 WIB
loading...
A A A
Namun, imbuh Komaidi, prasyarat utama bagi Pertamina untuk menyesuaikan harga Pertamax adalah melakukan komunikasi dengan pemerintah. "Kewenangan penentuan harga BBM nonsubsidi ada pada badan usaha. Namun itu juga bergantung pada pemegang saham," jelasnya.

Terpisah, peneliti pada Center for Economics and Development Studies Padjadjaran University (CEDS Unpad) Yayan Satyakti menilai harga BBM domestik sebaiknya mendekati harga internasional. Hal ini, jelas dia, penting untuk menjaga keseimbangan agar pasar domestik tetap terjaga dan untuk menghidari kelangkaan pasokan karena BBM murah berpotensi diselundupkan ke luar negeri.

"Minimal 80-90%-lah dari harga internasional. Walaupun harga BBM lebih mahal suplai bisa dijaga, daripada harga murah tetapi antre," ujarnya.

Staf pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad ini menambahkan, kebijakan menahan harga Pertamax pun tidak baik bagi perekonomian. Dalam hal ini, jelas dia, fungsi nilai keekonomian dari harga BBM yang cukup tinggi adalah untuk mengurangi impor migas. "Sulit mengurangi konsumsi migas, terkecuali dengan menaikkan harga," tandasnya.

Kenaikan harga minyak dunia saat ini dinilai kian memberatkan. Dikaitkan dengan harga Pertamax yang berlaku saat ini misalnya, masih menggunakan acuan asumsi harga minyak Indonesia (ICP) APBN 2022 yang ditetapkan sebesar USD65 per barel. Padahal, harga minyak dunia sudah menembus USD100 per barel dan terus menunjukkan tren peningkatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Meroket dalam Hitungan Jam usai AS Serang Iran Lagi
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Rupiah Tembus Rp17.800: Nggak Ada Masalah
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100 per Barel Bertahun-tahun
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Pembelian Pertalite...
Pembelian Pertalite Dibatasi Rp50 Ribu di Palangka Raya, Pemkot Terbitkan Aturan Baru
Temui Konstituen, Misbakhun...
Temui Konstituen, Misbakhun Beber Upaya Prabowo dan Bahlil Pertahankan BBM Bersubsidi
Rekomendasi
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Bahaya Polusi Udara...
Bahaya Polusi Udara di Jakarta Tinggi bagi Kesehatan Paru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved