Usai Pagebluk Covid-19, Luhut Optimistis PDB Indonesia Akan Tumbuh hingga USD3 Triliun

Selasa, 15 Maret 2022 - 16:15 WIB
loading...
Usai Pagebluk Covid-19,...
Kemajuan digitalisasi di Tanah Air bikin Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yakin Indonesia bisa jadi negara maju di 2030. Dimana Ia memproyeksikan, Gross Domestik Product (GDP) atau PDB dapat mencapai USD3 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memproyeksikan, Gross Domestik Product (GDP) atau PDB ( Produk Domestik Bruto ) di tahun 2030 dapat mencapai USD3 triliun. Hal itu sejalan dengan realisasi visi Indonesia menjadi negara maju sebelum 2045.

“Kalau kita lihat dengan modelling dan sejumlah kemajuan ekonomi sekarang, saya optimis kita memang pada tahun 2030 mungkin GDP bisa mencapai USD3 triliun atau bisa lebih,” kata Menko Luhut dalam Kick Off DEWG 2022, Selasa (15/3/2022).

Baca Juga: Setop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi: Negara-Negara Maju Ngamuk Semua

Luhut menilai saat ini produk dari (GDP) atau PDB produk domestik Bruto di tahun 2022 berada di angka USD1,1 Triliun dan diharapkan dapat terus berkembang. “Itu dia kontribusi ekonomi digital juga sangat besar sekali ke kita. Kita ini sebenarnya pemakai yang sudah hebat. Kemudian penyelesaian Covid-19 juga jadi bukti Indonesia mampu hadapi pandemi,” ujarnya.

Menko Luhut menilai Pemerintah Indonesia terus menunjukan impelementasi dengan sejumlah inovasi dari berbagai bidang bagaimana tata kelola kemajuan informasi sudah dapat berkembang.

“Kemarin juga pas Covid kita gunakan digital juga, kita pakai Facebook, pakai NASA, kita pakai Goggle sehingga mobility semua kita tahu. Kita punya data digital yang bagus,” urainya.

“Kita harus bisa kongkrit apa yang bisa kita lakukan, kita lihat showcase dan kita dorong dengan kontribusi segala apa yang kita bisa. Digitalisasi ini akan membuat jauh lebih baik dari apa yang kita kira,” pungkasnya.

Sebelumnya Luhut juga sempat menyebut, diprediksi bahwa rata-rata pertambahan PDB Indonesia hingga 2045 adalah 5,8% per-tahun. Namun apabila Indonesia dapat menjawab problematika global dengan inovasi yang transformatif, diharapkan Indonesia dapat mencapai PDB rata-rata 7,2% per-tahun.

Baca Juga: Luhut: Kereta Cepat Simbol Negara Maju

Sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2021 mencapai 5,02% secara tahunan (year-on-year/yoy). Kepala Badan Pusat Statistik, Margo Yuwono menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada kuartal IV/2021 atas dasar harga berlaku mencapai Rp4.498,0 triliun, sementara berdasarkan harga konstan mencapai Rp2.845,9 triliun.

“Angka ini kalau dihitung pertumbuhan ekonominya secara kuartalan, ekonomi Indonesia pada kuartal IV tumbuh 1,06 persen, dan dibandingkan secara tahunan tumbuh 5,02 persen,” katanya dalam konferensi pers virtual, Senin (7/2/2022).

Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV/2021 yang sebesar 5,02% yoy tercatat lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi China yang mencapai 4,0% dan Korea Selatan sebesar 4,1%.

Pertumbuhan ini pun lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Hong Kong dan Uni Eropa yang masing-masingnya tercatat mencapai 4,8% pada kuartal IV/2021. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dicatatkan oleh Amerika Serikat, Singapura, dan Vietnam, yang masing-masingnya mencapai 5,5%, 5,9% dan 5,2% pada kuartal IV/2021.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved