Industri Air Minum Kemasan Diminta Terbuka Dukung Aturan BPA

Selasa, 15 Maret 2022 - 21:25 WIB
loading...
Industri Air Minum Kemasan...
Pekerja memindahkan air minum dalam kemasan (AMDK) di pabrik air mineral di Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2019. FOTO/ANTARA Photo
A A A
JAKARTA - Industri air minum dalam kemasan (AMDK) diminta terbuka mendukung aturan labelisasi Bisfenol A (BPA) yang dirancang Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Saat ini rancangan peraturan pelabelan risiko BPA , kini dalam proses akhir pengesahan di Sekretariat Kabinet.

"Dua perusahaan air kemasan terbesar semestinya bersuara langsung mendukung aturan tersebut," kata pemerhati ekonomi sirkular dari Nusantara Circular Economy and Sustainability Initiatives (NCESI) Yusra Abdi, di Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Baca Juga: Soal Aturan BPA Kemasan Pangan, Industri Diminta Tak Intervensi

Menurut dia dukungan tersebut diperlukan agar air minum dalam kemasan yang beredar luas bebas dari risiko kesehatan yang disebabkan Bisfenol A. Ia pun meminta agar AMDK turut mensosialisasikan kepada masyarakat terkait bahaya BPA.

"Sifatnya untuk mengakomodasi keinginan BPOM dan sangat positif untuk publik. Namun sayangnya tidak disertai dengan keterbukaan yang semestinya," ujar Yusra.

Ketua Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia Saut Marpaung sebelumnya mengatakan bahwa perusahan besar telah memasarkan air minum galon berbahan plastik lunak PET di sejumlah daerah. Bahan campuran BPA menjadikan galon plastik keras polikbonat lebih kuat dan tahan lama dibandingkan galon yang menggunakan plastik lunak PET.

Baca Juga: Kandungan BPA di Air Galon Isi Ulang Pengaruhi Kesuburan? Cek Faktanya

Sementara itu, Kepala BPOM Penny K Lukito mengimbau industri AMDK ikut memikirkan potensi bahaya BPA pada air minum galon berbahan plastik keras polikarbonat yang beredar luar di masyarakat.

"Saya mengajak pelaku usaha, utamanya industri besar, untuk ikut memikul tanggung jawab melindungi masyarakat karena ada risiko BPA yang terkait dengan aspekkesehatan, termasuk fertility dan hal-hal lain yang belum kita ketahui saat ini," kata Penny.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Perkuat Konsolidasi...
Perkuat Konsolidasi Industri AMDK dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Industri AMDK di Antara...
Industri AMDK di Antara Tekanan Energi dan Logistik, Menunggu Keberpihakan Negara
Strategi Harga Murah...
Strategi Harga Murah AMDK Hadapi Tantangan Loyalitas Konsumen
Pakar Pemasaran Soroti...
Pakar Pemasaran Soroti Pentingnya Kualitas Produk dalam Keberlanjutan Bisnis AMDK
Siap-siap! Lonjakan...
Siap-siap! Lonjakan Biaya Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Rekomendasi
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Berita Terkini
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Infografis
Lebih Baik Minum Air...
Lebih Baik Minum Air Dingin atau Air Hangat saat Buka Puasa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved