Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem, KKP Gelontorkan Anggaran Rp113,3 Miliar

Rabu, 16 Maret 2022 - 10:53 WIB
loading...
Tekan Angka Kemiskinan...
Menteri Sakti Wahyu Trenggono saat rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy membahas penurunan angka keemiskinan dan stunting di Jakarta, Selasa (15/3/2021). FOTO/Humas KKP
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengalokasikan anggaran Rp113,3 miliar menjalankan program penurunan kemiskinan ekstrem . Adapun anggaran tersebut digunakan untuk pemberdayaan ekonomi dan peningkatan produktivitas masyarakat.

"Ada Rp113 miliar yang dianggarkan untuk mendukung program percepatan penurunan kemiskinan ekstrem. Sedangkan untuk stunting, KKP anggarannya sekitar Rp25,5 miliar," ungkap Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono melalui keterangan resmi, Rabu (16/3/2022).

Baca Juga: Warga Miskin di Palembang Meningkat 11,34 Persen

Menurut dia melalui anggaran tersebut KKP melaksanakan tiga kategori program dan kegiatan yang kaitannya dengan akses terhadap pekerjaan, seperti pembangunan sarana niaga garam rakyat, pembangunan sarana dan prasaa wisata bahari, hingga rehabilitasi kawasan mangrove. Tak hanya itu, KKP juga menjalan program kerja yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, meliputi bantuan premi asuransi nelayan dan pelatihan terhadap masyarakat kelautan dan perikanan.

Selanjutnya, program kerja untuk peningkatan kapasitas UMKM di antaranya pembangunan kampung nelayan maju, gudang beku portabel, hingga pembangunan kampung perikanan budidaya. Selain program-program juga melaksanakan kegiatan ekonomi di daerah-daerah potensial, yang nantinya memberi multiplier effect yang mampu mendorong penyerapan tenaga kerja serta penambahan penghasilan masyarakat nelayan. "Ini tantangan dan pelaksanaannya perlu kolaborasi," ungkapnya.

Tak berhenti di situ, untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting, KKP memiliki program Gemarikan yang tahun ini menargetkan 53.500 kepala keluarga. Dengan rincian 20 persen ibu hamil, 10 persen balita, 40 persen wanita usia subur, serta 30 persen remaja putri usia produktif.

Baca Juga: Angka Kemiskinan di Surabaya Naik 0,21 Persen Selama Pandemi Covid-19

Menko PMK Muhadjir Effendy menekankan bahwa program penurunan angka kemiskinan terus dilakukan. Setiap kementerian terkait melakukan konsolidasi program kerja dan sinkronisasi data yang ada di masing-masing sehingga implementasi upaya percepatan penurunan angka kemiskinan ekstrem dan stunting di Indonesia berjalan optimal. Pemerintah menargetkan angka kemiskinan estrem di angka 0 persen pada tahun 2024.

"Kita melihat mana program kerja dan data yang bisa disinkronkan. Data KKP dan data BKKBN, misalnya terkait stunting yang mana bisa disinkronkan untuk selanjutnya ditindaklanjuti," katanya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Membaca Strategi Pemerintah...
Membaca Strategi Pemerintah dalam Mengurai Simpul Kemiskinan
Data BPS Ungkap Kemiskinan...
Data BPS Ungkap Kemiskinan Menurun di Perkotaan maupun Pedesaan, Intip Angkanya
KKP Pastikan Proyek...
KKP Pastikan Proyek Pagar Beton Cilincing Sudah Kantongi Izin
Mengapa Pengeluaran...
Mengapa Pengeluaran di Bawah Rp20.000 per Hari Tergolong Miskin? Ini Penjelasannya
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Rekomendasi
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
Korban Disiksa Selama...
Korban Disiksa Selama 3 Tahun, Mengapa Tak Melawan? Ini Penjelasan Psikolog!
Berita Terkini
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved