Didik Rachbini Dukung BUMN Hantu Dibubarkan
Selasa, 16 Juni 2020 - 22:07 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Didik mengatakan, ketika ada perusahaan BUMN dinilai sudah tidak produktif, artinya sudah tidak layak dijalankan, maka sudah tidak perlu lagi untuk dipertahankan.
Dirinya pun memberikan contoh, di Jepang terdapat ribuan perusahaan yang cukup dinamis, perusahaan disebut ada yang berhasil tumbuh namun ada juga yang mengalami kebangkrutan.
Akan tetapi, hal tersebut dianggap dinamika yang biasa dalam bisnis. "Perusahaan di Jepang itu, tumbuh-mati, tumbuh-mati biasa saja. Dunia usaha juga begitu, orang mendirikan perusahaan 10 yang jadi 3 tidak apa-apa, seperti tanam padi tidak semuanya hidup, tidak ada masalah, itu suatu dinamika yang biasa saja," ujarnya.
Dirinya pun memberikan contoh, di Jepang terdapat ribuan perusahaan yang cukup dinamis, perusahaan disebut ada yang berhasil tumbuh namun ada juga yang mengalami kebangkrutan.
Akan tetapi, hal tersebut dianggap dinamika yang biasa dalam bisnis. "Perusahaan di Jepang itu, tumbuh-mati, tumbuh-mati biasa saja. Dunia usaha juga begitu, orang mendirikan perusahaan 10 yang jadi 3 tidak apa-apa, seperti tanam padi tidak semuanya hidup, tidak ada masalah, itu suatu dinamika yang biasa saja," ujarnya.
(bon)
Lihat Juga :