Luhut Sebut Investor Abu Dhabi Siap Kucurkan Rp284 Triliun Danai IKN

Minggu, 20 Maret 2022 - 09:20 WIB
loading...
Luhut Sebut Investor...
Menko Luhut B. Pandjaitan mengatakan investor baru siap mendanai pembangunan IKN. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membenarkan soal SoftBank yang mundur dari investasi dalam proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Baca juga: Menko Luhut Apresiasi Produksi Padi di Food Estate Sumba

Namun, Menko Luhut memastikan, saat ini masih banyak investor yang akan mendanai proyek IKN. Bahkan Luhut menyampaikan sejauh ini total akan ada lima negara yang siap mendanai pembangunan IKN.

"Jadi Kalau tidak salah hitung ada lima negara yang siap (mendanai) IKN," ujar Menko Luhut di Banyuwangi, dikutip Minggu (20/3/2022).

Luhut mengatakan soal investor IKN sudah tidak ada masalah, karena saat ini terkait rencana investor dari Abu Dhabi, pejabat terkait pemerintah Uni Emirat Arab telah mengucurkan investasi USD20 miliiar atau Rp284 triliun (kurs Rp14.200) untuk proyek IKN Nusantara.



“Negosiasi terus dilakukan oleh Pemerintah RI. Negosiasi awal untuk lima negara itu dilakukan terlebih dahulu terhadap negara Arab Saudi, Abu Dhabi, dan China Tiongkok. Tak hanya itu, pemerintah juga masih optimistis adanya pendanaan proyek IKN dibiayai oleh investor lokal,” tambahnya.

Sebelumnya, Menko Luhut menyatakan Soft Bank yang berasal dari Jepang menyatakan mundur. Kini dewan pengarah diisi ole Putra, dan Mantan Perdana Menteri Inggris periode 1997-2007, yaitu Tony Blair yang berasal dari negara inggris.

Baca juga: Kisah Kiai Mahrus Aly Lirboyo, Kirim Santri Syafii Sulaiman Menyusup dan Lucuti Senjata Jepang

"Dari pengusaha lokal kita juga banyak yang mau. Sementara dari Pemerintah Saudi nanti kita lihat lagi negosiasi nanti. Terus nanti mungkin dari konsorsium Abu Dhabi dengan Tiongkok. Nanti seterusnya kita lakukan negosiasi dengan negara lain," pungkas Luhut.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved