Tangani Masalah Lingkungan, RI Dapat Komitmen Pendanaan Global

Kamis, 24 Maret 2022 - 10:15 WIB
loading...
Tangani Masalah Lingkungan,...
Indonesia mendapatkan komitmen pendanaan untuk mengatasi masalah pencemaran merkuri hingga isu lainnya. FOTO/ANTARA Photo
A A A
JAKARTA - Global Environment Facility (GEF) berkomitmen memberikan dukungan pendanaan untuk mengatasi permasalahan lingkungan di Indonesia. Dukungan tersebut disampaikan dalam serangkaian pertemuan bilateral Konvensi Minimata di Bali.

"GEF ingin memberikan dukungan untuk penyiapan data dan sains, pelaksanaan political dialogues guna mencapai konsensus penangangan isu lingkungan dan kehutanan, pencemaran merkuri hingga dampak bahan kimia lain," kata CEO GEF Carlos Manuel dikutip melalui pernyataan resmi, Kamis (24/3/2022).

Lihat Infografis: Lima Sungai yang Paling Tercemar di Dunia

GEF mendukung negara-negara peserta untuk memenuhi komitmen pada konvensi internasional seperti United Nations Convention on Biological Diversity, United Nations Convention to Combat Desertification, United Nations Framework Convention on Climate Change, Stockholm Convention on Persistent Organic Pollutants, Montreal Protocol on Substances that Deplete the Ozone Layer dan Minamata Convention on Mercury.

GEF merupakan mekanisme pendanaan yang dibentuk sejak 1991 untuk menggalang kerja sama internasional dalam mengatasi ancaman lingkungan global. GEF adalah mekanisme pendanaan yang bersifat incremental dari pembiayaan dasar negara-negara penerima.

Tak hanya itu, GEF juga mendukung kepemimpinan Indonesia di forum negosiasi internasional terkait carbob pricing. Isu carbon pricing memiliki posisi khusus di GEF-8.

"Kepemimpinan Indonesia di forum negosiasi internasional terkait carbon pricing sangat penting, di antaranya dengan pergerakan like minded forest countries untuk memperjuangkan harga karbon," ujarnya.

Carlos mengatakan Indonesia memiliki success story dalam pengelolaan marine conservation dan community engagement di Raja Ampat yang dapat ditunjukkan kepada dunia. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyambut baik dukungan GEF.

Menteri Siti mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki berbagai program terkait penangangan permasalahan lingkungan dan kehutanan. Ia menegaskan bahwa Indonesia telah menyampaikan updated NDC dan dokumen Long-term Strategy on Low Carbon and Climate Resilience 2050 (LTS-LCCR 2050).

Dalam pemenuhan NDC, Indonesia memiliki spesifik target dan koridor melalui FoLU Net Sink 2030 yang telah dilengkapi dengan rencana operasional FoLU Net Sink 2030 yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri LHK No. 168/2022. Lebih lanjut Siti menyampaikan bahwa banyak aspek dalam rencana operasional FoLU Net Sink 2030, antara lain meliputi stasiun pengawasan forest fire dan replanting, peningkatan rehabilitasi lahan untuk carbon absorption di mangrove, gambut, dan konservasi keanekaragaman hayati.

Baca Juga: Setop Perdagangan Merkuri Ilegal Perlu Komitmen Global

Terkait carbon pricing, Menteri Siti menegaskan bahwa Indonesia sudah memiliki Peraturan Presiden No. 98/2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK), dan saat ini Indonesia bekerja dengan mekanisme result based payment, serta carbon offset, carbon trading, dan carbon tax. Lebih lanjut pihaknya juga menyambut baik niatan GEF berkunjung ke Sumatera untuk melihat hasil project GEF Tiger dan Rhino.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Hubungkan Inovator Lokal...
Hubungkan Inovator Lokal dengan Jaringan Modal Internasional di The 2026 Asia Grassroots Forum
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved