Setop Perdagangan Merkuri Ilegal Perlu Komitmen Global

Kamis, 24 Maret 2022 - 00:00 WIB
loading...
Setop Perdagangan Merkuri...
Ilustrasi pencemaran limbah merkuri. FOTO/ANTARA Photo
A A A
JAKARTA - Perdagangan merkuri ilegal menjadi fokus pembahasan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai tuan rumah dalam Konvensi Minamata Ke-4 di Bali . Penghapusan produk bermerkuri dan penetapan ambang batas pemakaian merkuri perlu komitmen global.

"Indonesia, sebagai salah satu negara yang terkena dampak merasa perlu bekerja sama untuk memerangi perdagangan ilegal merkuri, mengingat sifat kegiatannya yang lintas batas, dan dampak negatif dari penggunaan merkuri, baik bagi manusia maupun lingkungan," ungkap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dikutip melalui pernyataan resmi, di Jakarta, Rabu (22/3/2022).

Baca Juga: Rusak Lingkungan, Indonesia Ajak Dunia Berantas Perdagangan Ilegal Merkuri

Sebagai tuan rumah COP 4, Menteri Siti memaparkan hasil laporan internasional tentang merkuri. Laporan tersebut menunjukkan adanya peningkatan mengkhawatirkan dari perdagangan ilegal merkuri global terutama digunakan di sektor Penambangan Emas Skala Kecil (PESK). Ia pun mendorong isu merkuri menjadi perhatian global. Seluruh negara peserta didorong kolaborasi agar penggunaan merkuri bisa terus ditekan.

"Apa yang kita putuskan dalam beberapa hari mendatang, dan apa yang akan kita lakukan ketika kita kembali ke negara masing-masing setelah pertemuan, sangat penting untuk implementasi Konvensi Minamata," jelasnya.

Siti menjabarkan, saat ini pemerintah Indonesia sedang menjalankan kebijakan nasional untuk mencapai Indonesia bebas merkuri pada tahun 2030. Kebijakan nasional ini berfokus pada empat sektor prioritas, yaitu sektor manufaktur, energi, PESK dan kesehatan. Di dalamnya, termasuk juga penerbitan regulasi teknis di tingkat menteri dan implementasi yang terintegrasi dengan pemerintah daerah.

Dalam memastikan implementasi kebijakan, Kementerian LHK memberikan konsultasi dan pembinaan kepada pemerintah daerah. Adapun, pembinaan itu meliputi pengelolaan data dan informasi kadar merkuri, status, dan proyeksi. Lalu, ada pula program pemulihan untuk lahan yang terkontaminasi merkuri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Ungkap Arahan...
Bahlil Ungkap Arahan Prabowo soal Nasib Tambang Emas Martabe
Izin Tambang Emas Martabe...
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut Prabowo, Bahlil Malah Bakal Kaji Ulang
Produksi Emas RI Mandek,...
Produksi Emas RI Mandek, Pajak Tinggi Disebut Salah Satu Penyebabnya
5 Negara Pemilik Harta...
5 Negara Pemilik Harta Karun Emas Terbesar di Dalam Tanah, Indonesia Urutan Berapa?
Pengelola Tambang Emas...
Pengelola Tambang Emas Martabe Angkat Suara usai Disebut Biang Kerok Banjir Sumatera
Operasional 3 Perusahaan...
Operasional 3 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera Disetop, Ada Tambang Emas?
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Rekomendasi
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
Reputasi Global Israel...
Reputasi Global Israel Anjlok dalam Indeks Soft Power
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved