Jokowi Resmikan SPKLU, Erick Thohir: Mampu Hemat Devisa Rp2.044 Triliun
Jum'at, 25 Maret 2022 - 16:26 WIB
loading...
Di masa mendatang SPKLU disebut bisa menghemat devisa hingga ribuan triliun. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan stasiun pengisian kendaraan listrik umum ( SPKLU ) ultra fast charging mampu menghemat devisa negara hingga Rp2.044 triliun di tahun 2050. SPKLU ini terletak di Bali dan baru diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Jumat pagi tadi (25/3/2022).
Baca juga: Daftar Pejabat BUMN yang Dicopot Gegara Isu Terorisme
Erick mengatakan SPKLU ultra fast charging di Bali menjadi yang pertama di Indonesia. Stasiun ini akan digunakan untuk mendukung transisi energi terbarukan (EBT) saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022.
"SPKLU ini akan digunakan untuk mendukung transisi energi terbarukan dalam rangka Presidensi G20," tulis Erick melalui akun Instagramnya, Jumat (25/3/2022).
Selain ramah lingkungan, Erick pun memastikan SPKLU ini mendorong peralihan dari kendaraan bahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan listrik. Karena itu, perusahaan pelat merah terus berpartisipasi membentuk ekosistem EV bateray di Indonesia.
Baca juga: Daftar Pejabat BUMN yang Dicopot Gegara Isu Terorisme
Erick mengatakan SPKLU ultra fast charging di Bali menjadi yang pertama di Indonesia. Stasiun ini akan digunakan untuk mendukung transisi energi terbarukan (EBT) saat pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022.
"SPKLU ini akan digunakan untuk mendukung transisi energi terbarukan dalam rangka Presidensi G20," tulis Erick melalui akun Instagramnya, Jumat (25/3/2022).
Selain ramah lingkungan, Erick pun memastikan SPKLU ini mendorong peralihan dari kendaraan bahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan listrik. Karena itu, perusahaan pelat merah terus berpartisipasi membentuk ekosistem EV bateray di Indonesia.
Lihat Juga :