Menakar Bagaimana Cara Amerika dan Sekutu Bisa Membekukan Emas Rusia

Minggu, 27 Maret 2022 - 00:36 WIB
loading...
A A A
Amerika mengatakan, bahwa Rusia dapat dan telah menggunakan emas untuk mendukung mata uangnya sebagai cara untuk menghindari dampak sanksi. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menukar emas dengan valuta asing yang lebih likuid yang tidak dikenakan sanksi saat ini.

Cara lain adalah menjual emas batangan melalui pasar emas dan dealer. Emas juga dapat digunakan untuk langsung membeli barang dan jasa dari penjual yang bersedia.

Bagaimana Sanksi Akan Berlaku?

Keputusan AS untuk memblokir transaksi emas dilakukan bersama G7 dan sekutunya Uni Eropa yang juga akan memberlakukan larangan cadangan emas.

Panduan baru dari Departemen Keuangan AS menyatakan bahwa individu Amerika, termasuk dealer emas, distributor, grosir, pembeli, dan lembaga keuangan umumnya dilarang membeli, menjual atau memfasilitasi transaksi terkait emas yang melibatkan Rusia dan berbagai pihak yang telah dikenai sanksi.

Dampak Seperti Apa yang Bisa Dirasakan Rusia?

Langkah ini selanjutnya akan berdampak pada kemampuan negara itu untuk mencuci uang dan pada dasarnya akan menerapkan sanksi sekunder pada orang-orang yang berdagang emas dengan Rusia, kata para ahli.

"Ini adalah cara lain untuk menutup celah sanksi, dan meningkatkan tekanan ekonomi pada entitas Rusia," kata Rachel Ziemba, seorang rekan senior di Center for a New American Security.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Rekomendasi
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Karina Ranau Trauma...
Karina Ranau Trauma Berat Usai Dianiaya hingga Takut Pergi ke Warung Sendiri
Keutamaan Menutup Aib...
Keutamaan Menutup Aib Orang Lain dalam Islam, Allah Janjikan 3 Balasan Luar Biasa
Berita Terkini
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved