Harga Pertamax di Sulawesi Naik Jadi 12.750 Per Liter Mulai Hari Ini
Jum'at, 01 April 2022 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya Pertamina juga telah menyesuaikan harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex yang total konsumsinya hanya 3 persen.
"Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat, harga Pertamax ini tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya. Ini pun baru dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, sejak tahun 2019," jelas Laode.
Penyesuaian harga ini dinilai masih jauh di bawah nilai keekonomiannya. Hal itu diungkapkan Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung Pribadi dalam keterangan tertulisnya.
Kata dia, dengan mempertimbangkan harga minyak bulan Maret 2022 yang jauh lebih tinggi dibanding Februari 2022, maka harga keekonomian atau batas atas BBM umum RON 92 bulan April 2022 akan lebih tinggi lagi dari Rp14.526 per liter, bisa jadi sekitar Rp16.000 per liter.
Dengan demikian, penyesuaian harga Pertamax menjadi Rp12.750 per liter ini masih lebih rendah Rp3.250 dari nilai keekonomiannya. "Ini kita lakukan agar tidak terlalu memberatkan masyarakat," ujar Laode.
"Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat, harga Pertamax ini tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya. Ini pun baru dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, sejak tahun 2019," jelas Laode.
Penyesuaian harga ini dinilai masih jauh di bawah nilai keekonomiannya. Hal itu diungkapkan Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung Pribadi dalam keterangan tertulisnya.
Kata dia, dengan mempertimbangkan harga minyak bulan Maret 2022 yang jauh lebih tinggi dibanding Februari 2022, maka harga keekonomian atau batas atas BBM umum RON 92 bulan April 2022 akan lebih tinggi lagi dari Rp14.526 per liter, bisa jadi sekitar Rp16.000 per liter.
Dengan demikian, penyesuaian harga Pertamax menjadi Rp12.750 per liter ini masih lebih rendah Rp3.250 dari nilai keekonomiannya. "Ini kita lakukan agar tidak terlalu memberatkan masyarakat," ujar Laode.
Lihat Juga :