Rusia Terancam Kehilangan Pelanggan Gas Usai Jepang Melirik Pemasok Lain

Senin, 11 April 2022 - 03:15 WIB
loading...
A A A
Pejabat Jepang lainnya secara pribadi menyatakan keprihatinannya tentang perusahaan-perusahaan China yang menggantikan kepentingan Jepang di timur jauh Rusia.

Mengganti Gas Rusia dengan membeli di pasar spot akan menelan biaya yang fantastis, kata seorang pejabat kementerian perdagangan yang terlibat dalam kebijakan minyak dan gas.

"Itu adalah jumlah yang gila, dan bahkan kemudian – karena ada pertarungan global atas LNG – tidak masalah berapa banyak uang yang Anda bayarkan, Anda tidak dapat membeli volume semacam itu," kata pejabat tersebut.

Jepang telah memindahkan beberapa surplus gas dari pemasok ke Eropa, menyusul permintaan oleh Presiden AS Joe Biden pada bulan Februari. Sejak awal tahun ini, 29 operator LNG yang disewa oleh perusahaan Jepang telah tiba di terminal impor Eropa, sebagian besar dari AS.

Kabar ini berdasarkan data Kpler, sebuah perusahaan data komoditas. Mereka menurunkan sekitar 2 juta ton LNG, setara dengan sekitar 6 persen dari impor LNG Uni Eropa sejak awal tahun ini.

"Kami menyadari risiko besar yang ditimbulkan oleh impor energi Rusia," kata Matsumoto di kantor PM.

Namun, dia menambahkan, "kami tidak memiliki kemewahan untuk dapat menghasilkan minyak atau gas di dalam perbatasan kami dan itulah sebabnya keamanan energi selalu ada di pikiran kami."

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Rekomendasi
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Terinspirasi Rafathar,...
Terinspirasi Rafathar, Nagita Slavina Gelar Kompetisi Basket SMA
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
Polandia Kini Miliki...
Polandia Kini Miliki Jet Tempur F-35 karena Terancam oleh Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved