Direktur SDM Pertamina Resmikan Jargas Rumah Tangga dan Komersial Serta Beri Santunan Panti Asuhan di Kota Batam
Kamis, 14 April 2022 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Erry berharap penggunaan jargas dan GasLink CNG Pertamina menjadi fasilitas baru bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gas baik untuk rumah tangga maupun komersil. “Tentunya ini untuk Indonesia karena gasnya dari bumi Indonesia dan untuk masyarakat Indonesia. Ke depannya kita berharap penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga lebih baik dan pembelian impor energi menjadi berkurang,” katanya.
Direktur Sales dan Operasi PT PGN Faris Aziz mengatakan, PGN akan terus melakukan program Jargas dan GasLink secara bertahap. "Kami akan melihat potensi marketnya. Di Batam sendiri kami menargetkan 200.000 (instalasi), untuk beberapa tahun ya, jadi pertahun sampai 5 tahun ke depan,” katanya.
Faris menambahkan, GasLink merupakan natural gas (gas alam) yang dikompres dan dipadatkan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) yang ada di Batam. Dia menekankan, Indonesia memiliki ketersediaan gas yang cukup, sehingga penggunaan Jargas dan Gaslink ini menjadi solusi yang tepat bagi masyarakat.
“Kita cukup memiliki ketersediaan natural gas dan beberapa alternatif jalur pipa, sehingga kalaupun ada satu lokasi terganggu, pasokan pipa lain bisa mengisi dan mudah-mudahan tidak ada gangguan,” katanya.
Program Jargas dilatarbelakangi oleh Nawa Cita Presiden RI dalam mewujudkan Kedaulatan Energi yang termasuk dalam Program Strategis Nasional pembangunan Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga yang tertuang dalam lampiran Perpres No.58 Tahun 2017, dan tertuang dalam rencana Umum Energi Nasional dalam Membangun Jaringan Gas Kota bagi 4,7 Juta sambungan di Tahun 2025.
Direktur Sales dan Operasi PT PGN Faris Aziz mengatakan, PGN akan terus melakukan program Jargas dan GasLink secara bertahap. "Kami akan melihat potensi marketnya. Di Batam sendiri kami menargetkan 200.000 (instalasi), untuk beberapa tahun ya, jadi pertahun sampai 5 tahun ke depan,” katanya.
Faris menambahkan, GasLink merupakan natural gas (gas alam) yang dikompres dan dipadatkan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) yang ada di Batam. Dia menekankan, Indonesia memiliki ketersediaan gas yang cukup, sehingga penggunaan Jargas dan Gaslink ini menjadi solusi yang tepat bagi masyarakat.
“Kita cukup memiliki ketersediaan natural gas dan beberapa alternatif jalur pipa, sehingga kalaupun ada satu lokasi terganggu, pasokan pipa lain bisa mengisi dan mudah-mudahan tidak ada gangguan,” katanya.
Program Jargas dilatarbelakangi oleh Nawa Cita Presiden RI dalam mewujudkan Kedaulatan Energi yang termasuk dalam Program Strategis Nasional pembangunan Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga yang tertuang dalam lampiran Perpres No.58 Tahun 2017, dan tertuang dalam rencana Umum Energi Nasional dalam Membangun Jaringan Gas Kota bagi 4,7 Juta sambungan di Tahun 2025.
Lihat Juga :