Rupiah Hari Ini Ditutup Naik, Ini Sentimen Eksternal dan Internal Pendorongnya

Kamis, 14 April 2022 - 16:19 WIB
loading...
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah hari ini ditutup naik atas dolar Amerika Serikat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah hari ini ditutup menguat 18 poin di level Rp14.344 setelah sebelumnya juga menguat di Rp14.362. Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, dolar melemah pada hari ini setelah jatuh semalam, terutama terhadap mata uang lainnya karena imbal hasil AS menghentikan kenaikan dolar .

Baca juga: Dibayangi Sentimen Global dan Domestik, Rupiah Hari Ini Ditutup Stagnan

"Pedagang juga menunggu pertemuan Bank Sentral Eropa di kemudian hari untuk melihat apakah mereka berada dalam suasana hati yang sama, lebih hawkish seperti rekan-rekan global mereka," tulis Ibrahim dalam risetnya, Kamis (14/4/2022).

Benchmark imbal hasil treasury 10 tahun turun pada perdagangan Rabu (13/4/2022), menyusul kenaikan stabil di awal bulan karena investor bertaruh bahwa Federal Reserve AS akan secara agresif memperketat kebijakan moneter untuk mengekang inflasi yang tinggi.

Di Asia Pasifik, People's Bank of China (PBOC) diperkirakan akan memangkas suku bunga pinjaman kebijakan satu tahun pada hari Jumat besok (15/4/2022), kedua kalinya melakukannya pada tahun 2022 hingga saat ini. PBOC juga diharapkan segera menurunkan rasio persyaratan cadangan.

Bank of Korea menaikkan suku bunga menjadi 1,5% karena menurunkan keputusan kebijakan terbarunya. Investor sekarang menunggu keputusan kebijakan Bank Sentral Eropa, yang akan dirilis hari ini.



Sementara itu, perang di Ukraina, yang berlangsung sejak invasi Rusia pada 24 Februari, terus berlanjut. AS pada hari Rabu mengatakan bahwa mereka akan mengirim tambahan USD800 juta dalam bantuan militer ke Ukraina, menjelang serangan Rusia yang diperkirakan secara luas di bagian timur negara itu.

Dari sentimen domestik, keyakinan pemerintah bahwa pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama 2022 optimistis di 4,8-5,2 persen itu diperkuat dari data kinerja sektor industri pengolahan triwulan pertama 2022 terindikasi meningkat dan berada pada fase ekspansi.

"Hal ini tecermin dari Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) sebesar 51,77%, lebih tinggi dari 50,17% pada triwulan keempat 2021, dan berada dalam fase ekspansi (indeks > 50)," jelas Ibrahim.

Baca juga: Mobil Listrik Vietnam VinFast Akan Terapkan Sistem Sewa Baterai di AS

Dalam perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup menguat. Sedangkan untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat terbatas di rentang Rp14.330-Rp14.360.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Rekomendasi
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved