Masuk Daftar Kaum Tajir Indonesia, Raja Buah-buahan Ini Punya Kekayaan Rp17,4 Triliun
Minggu, 17 April 2022 - 10:56 WIB
loading...
Husodo Angkosubroto. Foto/youngster.id
A
A
A
JAKARTA - Nama Husodo Angkosubroto tiba-tiba melejit menjadi bahan perbincangan khalayak ramai. Maklumlah, namanya jarang terdengar di belantika orang terkaya Indonesia , beda dengan para konglomerat yang sudah banyak dikenal macam Eka Tjipta, Budi dan Rudi Hartono, atau Anthony Salim.
Baca juga: Sri Prakash Lohia: Keduk Duit di Indonesia, Kini Leyeh-leyeh di London
Husodo Angkosubroto kini masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia. Melansir berbagai sumber, Minggu (17/4/2022), Husodo Angkosubroto memiliki kekayaan sebesar USD1,22 miliar atau setara Rp17,44 triliun (kurs Rp14.300 per USD).
Dengan total kekayaannya, generasi kedua dari keluarga Angkosubroto ini masuk ke daftar orang terkaya di Indonesia. Husodo Angkosubroto menempati urutan ke-35 orang terkaya Indonesia versi Forbes.
Husodo Angkosubroto adalah Chairman PT Gunung Sewu Kencana (GSK), sebuah holding perusahaan. Perusahaan ini berinvestasi di empat sektor utama, yaitu makanan, properti, keuangan, dan manufaktur.
GSK didirikan pada tahun 1953 oleh ayah Husodo. Memiliki model bisnis sebagai trader komoditas. Seiring waktu, GSK telah berubah menjadi gurita bisnis di berbagai sektor dan saat ini telah memperkerjakan sekitar 30 ribu karyawan.
Baca juga: Sri Prakash Lohia: Keduk Duit di Indonesia, Kini Leyeh-leyeh di London
Husodo Angkosubroto kini masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia. Melansir berbagai sumber, Minggu (17/4/2022), Husodo Angkosubroto memiliki kekayaan sebesar USD1,22 miliar atau setara Rp17,44 triliun (kurs Rp14.300 per USD).
Dengan total kekayaannya, generasi kedua dari keluarga Angkosubroto ini masuk ke daftar orang terkaya di Indonesia. Husodo Angkosubroto menempati urutan ke-35 orang terkaya Indonesia versi Forbes.
Husodo Angkosubroto adalah Chairman PT Gunung Sewu Kencana (GSK), sebuah holding perusahaan. Perusahaan ini berinvestasi di empat sektor utama, yaitu makanan, properti, keuangan, dan manufaktur.
GSK didirikan pada tahun 1953 oleh ayah Husodo. Memiliki model bisnis sebagai trader komoditas. Seiring waktu, GSK telah berubah menjadi gurita bisnis di berbagai sektor dan saat ini telah memperkerjakan sekitar 30 ribu karyawan.
Lihat Juga :